Red Hat Kenalkan Solusi Enterprise Virtualization 3.5

Mohammad Mamduh    •    Selasa, 17 Feb 2015 16:36 WIB
red hat
Red Hat Kenalkan Solusi Enterprise Virtualization 3.5
Red Hat kenalkan Enterprise Virtualization 3.5

Metrotvnews.com: Red Hat mengumumkan ketersediaan Red Hat Enterprise Virtualization 3.5. Perangkat ini memungkinkan perusahaan untuk menggunakan infrastruktur TI yang melayani beban kerja virtualisasi tradisional, dan pada saat yang sama membangun fondasi infrastruktur cloud kelas-perusahaan.

Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 memberikan layanan-layanan yang terstandarisasi untuk pekerjaan-pekerjaan penting dan menawarkan organisasi TI, kemungkinan yang lebih luas untuk penyediaan, konfigurasi dan pemantauan terhadap infrastruktur virtualisasi mereka, yang seluruhnya berbasis pada standar terbuka.

Fitur-fitur baru yang penting pada Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 meliputi:

• Manajemen siklus hidup dan penyediaan host bare-metal melalui integrasi dengan Red Hat Satellite.

• Perhitungan optimalisasi sumber daya melalui analisis canggih real-time lanjut yang terintegrasi dengan oVirt Optimizer. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menemukan keseimbangan alokasi sumber daya yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka saat menyediakan mesin virtual baru.

• Kinerja dan skalabilitas beban kerja yang diberikan melalui dukungan non-uniform memory access (NUMA), yang diperluas ke Host NUMA, Guest pinning dan Virtual NUMA. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk menggelar beban kerja yang sangat skalabel dan tetap meningkatkan kinerja, dan meminimalkan overload sumber daya yang berhubungan waktu akses memori fisik.

• Peningkatan dalam pemulihan bencana melalui penanganan domain penyimpanan yang ditingkatkan, memberikan dukungan untuk migrasi domain penyimpanan antara pusat data yang berbeda yang didukung oleh Red Hat Enterprise Virtualization, yang memungkinkan teknologi mitra untuk menyediakan kemampuan-kemampuan pemulihan situs.

Red Hat Enterprise Virtualization juga berfungsi sebagai fondasi ideal, baik untuk virtualisasi tradisional, maupun beban kerja dengan cloud yang sangat fleksibel yang dibangun pada OpenStack. Red Hat Enterprise Virtualization 3.5 mencakup fitur-fitur yang meningkatkan fondasi ini untuk beban kerja dengan cloud:

• Integrasi dan layanan umum bersama dengan OpenStack Image Service (Glance) dan OpenStack Networking (Neutron), tersedia dalam bentuk Tech Preview, yang memungkinkan administrator untuk memecah silo dan untuk menggunakan sumber daya sekali di seluruh infrastruktur.

• Instance types, menyatukan proses pengadaan mesin virtual baik untuk beban kerja virtual maupun dengan cloud.

"Karena lebih banyak perusahaan berusaha mendapatkan manfaat dari TI bimodal dalam lingkungan tervirtualisasi dan berbasis cloud mereka, Red Hat Enterprise Virtualization menawarkan komponen kunci dari infrastruktur yang siap mengakomodasi virtualisasi tradisional perusahaan seraya membangun fondasi bagi beban kerja dengan cloud enabled," kata Jim Totton, vice president and general manager, Platforms Business Unit, Red Hat.
 


(ABE)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.