Ingin Kalahkan Samsung, Huawei Rilis Ponsel Lipat Tahun Ini?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 13 Apr 2018 12:14 WIB
huawei
Ingin Kalahkan Samsung, Huawei Rilis Ponsel Lipat Tahun Ini?
Layar fleksibel buatan LG Display. (LG Display)

Jakarta: Huawei tampaknya ingin menjadi perusahaan yang "pertama" kali meluncurkan smartphone lipat di dunia.

Perusahaan asal Tiongkok itu dikabarkan akan merilis ponsel lipatnya pada November tahun ini, menurut laporan media asal Korea Selatan, ETNews, seperti yang disebutkan oleh PhoneArena

Ini bukan kali pertama perusahaan pembuat ponsel menyebutkan bahwa mereka berencana untuk membuat ponsel lipat dengan layar dua kali lipat lebih besar dari bodi ponsel. Sebelum ini, Samsung juga dikabarkan tengah mengembangkan ponsel lipat selama beberapa tahun belakangan. 

President dari Samsung Mobile, DJ Koh bahkan telah mengaku bahwa Samsung memang memiliki rencana untuk membuat ponsel Galaxy yang bisa dilipat. Sebelum ini, dia pernah menginformasikan wartawan bahwa ponsel lipat itu bisa diluncurkan pada tahun ini paling cepat.

Meskipun begitu, Huawei tampaknya berharap untuk meluncurkan ponsel lipat mereka terlebih dulu. 

Huawei adalah perusahaan pembuat ponsel terbesar ketiga di dunia. Sementara Samsung adalah perusahaan dengan volume penjualan terbesar di dunia. Jika Huawei bisa mengalahkan Samsung dan meluncurkan ponsel lipat terlebih dulu, ini akan membantu perusahaan Tiongkok tersebut membangun reputasinya. 

Keputusan pemerintah Amerika Serikat untuk melarang penggunaan prodk Huawei -- terutama perangkat infrastruktur jaringan mereka -- merupakan ancaman bagi Huawei.

Tidak hanya itu, para operator telekomunikasi di AS juga menolak untuk bekerja sama dengan Huawei untuk menjual ponselnya. Perusahaan retail besar seperti BestBuy juga memutuskan untuk berhenti menjual ponsel Huawei. 

Di Australia, Huawei dilarang ikut serta dalam jaringan broadband nasional mereka. Meski harus menghadapi semua masalah tersebut, Huawei berkata bahwa mereka berhasil mendapatkan kepercayaan dari rekan mereka di dunia. 

Bagi Huawei, jika mereka bisa meluncurkan ponsel lipat lebih dulu, itu akan menjadi pasar baru dalam industri yang sudah mulai jenuh. Kemenangan itu juga akan menjadi representasi kesuksesan Huawei dalam mengalahkan para pemain besar di dunia, bahkan jika mereka tidak bisa masuk ke pasar AS. 

Sebenarnya, ZTE telah lebih dulu meluncurkan "ponsel lipat". Pada akhir tahun lalu, ZTE merilis Axon M, ponsel dengan dua layar yang bisa membuka layaknya sebuah buku. Hanya saja, satu hal yang membedakan Axon M dengan konsep ponsel lipat dari Samsung dan Huawei adalah pada bagian layar. 

Samsung dan Huawei diduga akan menggunakan layar fleksibel untuk ponsel lipatnya -- memungkinkan ponsel untuk ditekuk ke depan atau ke belakang, lain halnya dengan Axon M.

Sementara Samsung diperkirakan akan menggunakan teknologi layar fleksibel miliknya sendiri, Huawei diduga akan menggunakan teknologi itu dari LG Display. 


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.