Google Maps Tampilkan Saran Parkir Saat Transit

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 20 Sep 2018 18:01 WIB
google
Google Maps Tampilkan Saran Parkir Saat Transit
Sejumlah pengguna mengaku menemukan rekomendasi lokasi parkir di destinasi, saat dalam perjalanan.

Jakarta: Sejumlah pengguna Google Maps mengaku menemukan perubahan pada aplikasinya, berupa rekomendasi terkait lokasi parkir di destinasi mereka, meski masih dalam kondisi mengemudi.

Hingga saat ini, perubahan tersebut masih belum dapat dipastikan dalam pengujian atau versi akhir.

Rekomendasi parkir ini dilaporkan sejumlah pengguna tersebut muncul dalam pertengahan perjalanan, dan segera menghilang jika pengguna tidak melakukan tindakan apapun terhadap rekomendasi ini.

Notifikasi parkir baru ini juga memungkinkan pengguna untuk menghilangkannya secara manual.

Namun, pengguna juga dapat memilih untuk mengizinkan Google memandu mereka ke lokasi parkir yang direkomendasikannya. Notifikasi tersebut juga menampilkan estimasi waktu yang dibutuhkan pengguna untuk mencapai tujuan dari lokasi parkir.

Tidak tersedia pilihan pada pengaturan yang memungkinkan pengguna Google Maps untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini.

Pada tahun lalu, Google menambahkan opsi temukan parkir berbeda di 25 pasar di Amerika Serikat menampilkan ruang parkir dan garasi di sekitar lokasi tujuan saat mengetik alamat.

Setelah memilih titik parkir, Google Maps akan menavigasikan pengguna ke titik tersebut, dan turut menampilkan arah untuk pejalan kaki dari titik parkir ke lokasi tujuan akhir.

Sebelumnya, salah satu update Gboard turut memboyong bug mencegah pengguna memanfaatkan gestur usap untuk mengetik dengan benar.

Dikenal masyarakat sebagai Swipe Typing, fitur aplikasi keyboard Google ini juga tidak dapat digunakan sama sekali akibat bug tersebut.

Google berjanji akan menyediakan perbaikan untuk permasalahan ini dan menyarankan pengguna melakukan penghentian aplikasi secara paksa atau memulai ulang ponsel sebagai solusi sementara.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.