Google Tambahkan Tinjauan Percakapan ke Gmail

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 09 Aug 2018 13:00 WIB
google
Google Tambahkan Tinjauan Percakapan ke Gmail
Gmail menerima update berisi fitur untuk mengaktifkan dan menonaktifkan tinjuauan percakapan di aplikasi mobile.

Jakarta: Gmail telah mengalami perubahan cukup radikal selama tahun 2017 lalu, sebab Google terus menggulirkan update berkala baik untuk Android dan iOS.

Pada update terkini, meski bukan terpenting yang dirilis pada tahun ini, Google menghadirkan satu fitur terkait dengan percakapan.

Fitur yang disebut sebagai tinjauan percakapan ini telah ditambahkan ke Gmail selama beberapa waktu lalu. Namun, Google tidak menghadirkan tuas untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fitur pada update tersebut. tinjauan percakapan memungkinkan pengguna Gmail untuk menelusuri email balasan.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna melakukan hal tersebut dengan lebih mudah, karena telah dikelompokan. Gmail versi situs telah memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan tinjauan percakapan terlebih dahulu, sebelum fungsi ini tersedia pada aplikasi mobile.

Update terkini ini turut menambahkan fitur serupa kepada perangkat aplikasi Gmail pada perangkat Android dan iOS. Sementara itu, jika pengguna menonaktifkan fitur pada Gmail versi situs, fitur ini juga akan nonaktif pada perangkat Android dan iOS.

Untuk dapat menonaktifkan fitur tinjauan percakapan, pengguna perlu mengakses aplikasi Gmail, ketuk menu Settings, gulirkan hingga menemukan tab "Conversation View" dan pilih on/off. Sebelumnya, sejumlah pengguna Google Assistant di berbagai perangkat mengeluhkan masalah pada Google Assistant.

Google mengaku telah mengetahui permasalahan terkait aktivasi Google Assistant via perintah suara ini, dan tengah menjalani proses investigasi guna mengetahui akar permasalahan tersebut.

Namun hingga saat ini, belum tersedia informasi resmi dari Google maupun pihak ketiga berkenaan dengan waktu pengguliran perbaikan tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.