Didi Chuxing Ingin Ikut Garap Mobil Tanpa Sopir

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 07 Oct 2016 15:29 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Didi Chuxing Ingin Ikut Garap Mobil Tanpa Sopir
Didi Chuxing juga tertarik untuk membuat mobil otonom.

Metrotvnews.com: Didi Chuxing, perusahaan transportasi berbasis aplikasi asal Tiongkok, sedang mengembangkan mobil tanpa sopir, menurut Bloomberg Businessweek

Perusahaan yang mendapatkan dana dari Apple tersebut dikabarkan sedang mencari ahli data dan teknisi di Silicon Valley. Co-founder dan CEO Didi, Cheng Wei telah berdiskusi dengan Gansha Wu, mantan direktur Intel Labs di Tiongkok dan pendiri dari UiSee Technology, startup mobil otonom yang bermarkas di Beijing.

Menurut The Verge, UiSee Technology berencana memamerkan teknologi mobil otonom dalam CES tahun depan. Namun, saat ini masih belum diketahui apakah hal ini berarti Didi akan mengakuisisi UiSee Technology, sama seperti saat General Motors mengakuisisi Cruise Automation atau Uber mengakuisisi startup truk otonom, Otto.

Keputusan Didi untuk mengembangkan teknologi mobil otonom tidaklah mengherankan. Saat ini, semua pemain besar di industri transportasi -- mulai dari pembuat mobil hingga perusahaan pencarian internet dan perusahaan transportasi berbasis aplikasi -- berlomba-lomba untuk membuat mobil otonom. Namun, kebanyakan para ahli percaya bahwa mobil otonom baru mulai banyak digunakan dalam waktu 10 tahun ke depan atau lebih.

Keputusan Didi ini juga menunjukkan bahwa perusahaan asal Tiongkok tersebut telah menjadi semakin berani, terutama karena mereka berhasil mengakuisisi Uber Tiongkok di awal bulan Agustus lalu. Akuisisi tersebut menghentikan perang yang terjadi antara dua perusahaan transportasi berbasis aplikasi tersebut. Ia juga membuat nilai Didi menjadi USD35 miliar (Rp457 triliun).

Saat ini, masih belum diketahui apakah Didi akan bekerja sama dengan Apple untuk membuat teknologi mobil tanpa sopir. Satu hal yang pasti, jika Didi tidak ingin kalah dari para pesaingnya dalam pasar mobil otonom, maka mereka harus bergerak cepat.

Saat ini, Tiongkok telah menjadi salah satu pasar penting untuk industri mobil otonom. Belum lama ini, Volvo mengumumkan rencananya untuk mempercayakan 100 mobil otonom di tangan orang-orang biasa di Tiongkok. Sementara itu, Baidu, perusahaan pencarian asal Tiongkok, telah melakukan uji coba mobil tanpa sopirnya di Tiongkok dan di California.

Sementara itu, belum lama ini, perusahaan berbasis aplikasi terbesar di Asia Tenggara, Grab mengumumkan kerja sama dengan nuTonomystartup mobil tanpa sopir untuk melakukan uji coba mobil tanpa sopir di Singapura.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.