Berikan Edukasi Penipuan Online, Jualo Gelar Seminar Online

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 01 Oct 2016 21:30 WIB
jualo
Berikan Edukasi Penipuan Online, Jualo Gelar Seminar Online
Jualo Nge-JAM.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi situs e-commerce, kepercayaan pelanggan adalah sesuatu yang sangat berharga. Untuk itu, mereka harus memastikan agar pelanggan tidak terkena penipuan online.

Dengan tujuan untuk memberikan edukasi para masyarakat tentang penipuan online, Jualo.com, salah satu situs e-commerce membuat seminar online berjudul "Jualo NgeJAM", Ngobrol Enak Jualan Aman. 

Webinar ini gratis untuk diikuti oleh semua orang, baik pengguna atau non-pengguna Jualo. Seminar online yang mengundang Andri Optimasi ini diikuti oleh beragam pihak, mulai dari komunitas pecinta digital sampai perorangan. 

Jualo merupakan situs e-commerce yang menghubungkan konsumen dengan konsumen alias C2C. Mereka menawarkan beberapa fitur seperti pembayaran yang aman, layanan pengiriman door-to-door dan fitur pembiayaan untuk profil pembeli.

"Kami sengaja mengemas acara JualoNgeJAM ini dengan konsep webinar sehingga kita bisa menyasar siapapun yang tertarik dan ikut di dalamnya, dan tentu saja tidak hanya terbatas pada pengguna Jualo.com," kata COO Jualo.com, Pedro Principe. 

Lebih lanjut dia berkata, "Kami ingin menciptakan sesuatu yang dapat diakses dari setiap orang yang berbeda dari tiap lokasi yang ingin tertarik membeli dan menjual secara online, dan peduli terhadap pencegahan penipuan,"

Jualo merasa, penjual kecil yang memanfaatkan situs e-commerce seperti Jualo harus mendapatkan edukasi agar dapat melakukan transaksi yang aman. Pedro menyebutkan, sudah menjadi misi Jualo untuk memberikan edukasi pada masyarakat Indonesia tentang cara memanfaatkan bisnis online dengan maksimal dan menggunakan platform online dengan cepat dan aman.

Berbeda dengan situs e-commerce lainnya, Jualo juga memiliki misi sosial. Chaim Fetter, seorang Belanda yang telah menetap di Indonesia selama bertahun-tahun juga memberikan 5 persen keutungan dari Jualo untuk membiayai Yayasan Peduli Anak. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.