Sehari, Alibaba Pecahkan Rekor Total Penjualan Rp236,8 Triliun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 14 Nov 2016 10:40 WIB
alibabae-commerce
Sehari, Alibaba Pecahkan Rekor Total Penjualan Rp236,8 Triliun
Jumlah transaksi Alipay dan transaksi yang diproses Alibaba Cloud pada keadaan paling ramai. (Alibaba Group)

Metrotvnews.com: Dalam acara online Singles Day yang dirayakan tanggal 11 November lalu di Tiongkok, Alibaba Group berhasil mendapatkan CNY120.7 miliar (Rp236,8 triliun) dari total transaksi penjualan barang atau Gross Merchandise Volume (GMV), naik hingga 32 persen dari tahun lalu.

Namun, tingkat pertumbuhan tahun ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan angka pertumbuhan tahun lalu, yang mencapai 60 persen, seperti yang disebutkan oleh ZDNet

Diadakan selama 24 jam pada 11 November, acara belanja ini berhasil mendapatkan USD7.2 miliar (Rp96,2 triliun) dalam 2 jam pertama. Pada 5 menit pertama, raksasa asal Tiongkok ini berhasil memproses transaksi senilai USD1 miliar (Rp13,4 triliun) pada platform pembayaran mobile miliknya, Alipay. 

Sebagai perbandingan, Alibaba membutuhkan waktu 8 menit untuk mencapai penjualan senilai USD1 miliar dari semua tipe pembayaran. Tahun ini, dalam waktu kurang dari 5 menit, total penjualan Alibaba berhasil mencapai lebih dari USD1 miliar.

Pada akhir tanggal 11 November, terjadi 657 juta transaksi senilai CNY98.97 miliar (RP194 triliun) dari perangkat mobile, memberikan kontribusi sebesar 82.07 persen dari total penjualan. Tahun lalu, perangkat mobile memberikan kontribusi sebesar USD9.8 miliar (Rp131 triliun) pada total GMV dengan jumlah transaksi mencapai 467 juta.

Alibaba menyebutkan, transaksi dengan luar negeri datang dari 235 negara. Tiga negara yang produknya paling laku di Tiongkok adalah Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan. Beberapa merek internasional yang ikut serta dalam acara Singles Day adalah Nike, Philips, Uniqlo dan Adidas.



Berbicara tentang mundurnya tingkat pertumbuhan tahun ini, CEO Alibaba Group Daniel Zhang berkata, mereka tidak ingin fokus pada perhitungan metrik saja, tapi juga pada kesempatan besar yang ada pada pasar e-commerce Tiongkok.

"Jika Anda melihat industri online, Anda akan melihat di masa depan, margin keuntungan akan berkurang. Tapi, ketika Anda melihatnya secara keseluruhan, online hanya berkontribusi 10 persen dari total retail di Tiongkok," kata Zhang.

Setiap jenis ritel di Tiongkok berusaha untuk melakukan transformasi digital... Pada akhirnya, online dan offline akan terintegrasi sepenuhnya."

Menjelang 11.11 tahun ini, Alibaba bekerja sama dengan 80 ribu toko fisik. Tujuannya adalah untuk menjembatani komunikasi online dan offline. Alibaba menyebutkan, penjualan pada 11.11 tahun lalu mencapai 2 kali lipat dari penjualan pada Cyber Monday dan Black Friday, yang merupakan acara serupa Singles Day di Amerika Serikat.


(MMI)

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
Review Smartphone

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s

5 days Ago

Polytron Prime 7s hadir dengan desain tipis dan ringan serta berkesan elegan, namun didukung ba…

BERITA LAINNYA
Video /