Main Pokemon Go, Pria Ini Ditembak Mati

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 03 Feb 2017 10:32 WIB
pokemon go
Main Pokemon Go, Pria Ini Ditembak Mati
Seorang kakek yang sedang bermain Pokemon Go ditembak mati saat sedang bermain.

Metrotvnews.com: Seorang pria berumur 60 tahun asal Tiongkok mati ditembak oleh seorang satpam di Virgnia minggu lalu ketika dia sedang bermain Pokemon Go di dalam mobilnya.

Jiansheng Chen sedang bermain Pokemon Go di dalam van yang diparkir di depan sebuah clubhouse pada malam hari ketika 2 satpam di komunitas Chesapeake's River Walk menghampirinya. Ketiganya beradu mulut, yang berakhir dengan salah satu satpam itu menembakkan pistolnya ke kaca depan mobil Chen. Chen disebut mati saat itu juga, lapor Shanghaiist.

Greg Sandler, pengacara lokal yang mewakili keluarga Chen, menduga bahwa pertengkaran Chen dengan kedua satpam itu mungkin memanas karena kemampuan berbahasa Inggris Chen yang terbatas. Namun, dia masih tidak tahu mengapa sang satpam sampai tega menembak mati Chen.

"Saya tidak tahu apa yang bisa menjustifikasi tindakannya menembak kaca depan mobil Chen hingga lima kali," ujar Sandler pada WTKR.

Sandler berkata, Chen bermain Pokemon Go agar dia bisa lebih dekat dengan cucu dan keponakannya. Ketika itu, keluarganya sedang merayakan malam Tahun Baru Imlek. Chen kemudian memutuskan untuk menangkap Pokemon di sekitar rumahnya pada pukul 10.30 malam. Dia berkendara ke sebuah clubhouse, tempat adanya sebuah gym Pokemon Go.

Dalam sebuah pernyataan, Asosiasi Komunitas River Walk mengonfirmasi bahwa mereka mempekerjakan petugas keamanan dari perusahaan swasta. Namun, mereka menyebutkan, para petugas itu tidak boleh dipersenjatai. Mereka menambahkan, Chen ditembak di luar kawasan para penjaga keamanan seharusnya berpatroli.

Perusahaan keamanan itu bernama Citywide Protection Services. Namun, nama sang penjaga yang menembak mati Chen belum disebutkan dan belum ada tuntutan yang masuk ke pengadilan. Saat ini, kasus tersebut sedang diselidiki oleh polisi. 

Keluarga Chen menyebutnya sebagai orang yang bijak dan penuh kasih sayang. Dia berhenti sekolah saat dia kelas 6 agar dapat bekerja untuk membantu menghidupi keluarganya. Dia merupakan orang pertama dari keluarganya yang pindah ke Amerika Serikat dari Tiongkok.

Dia bekerja di restoran China untuk menyimpan uang agar dia bisa membayar ongkos keluarganya pindah ke AS.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.