WiFi Mungkin akan Gunakan Sinar Infra Merah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 20 Mar 2017 10:23 WIB
internet
WiFi Mungkin akan Gunakan Sinar Infra Merah
Nantinya, WiFi mungkin akan menggunakan sinar infra merah. (Android Authority)

Metrotvnews.com: Kebanyakan jaringan WiFi menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dari jaringan seluler pada ponsel. Namun, masih ada banyak masalah dalam teknologi WiFi yang digunakan sekarang ini. Misalnya, jika terlalu banyak orang yang menggunakan jaringan WiFi yang sama, kecepatan mengunduh akan melambat.

Telah beredar kabar bahwa ada proposal untuk mengembangkan teknologi WiFi baru yang menggunakan cahaya infra merah untuk memancarkan data, lapor Android Authority.

Proposal ini dibuat oleh Joanne Oh, murid PhD di Eindhoven University of Technology di Belanda. Idenya adalah untuk menggunakan cahaya infra merah untuk memancarkan data. Sekilas, ide ini memiliki potensi besar.

Secara teori, sinar infra merah dapat memancarkan data dengan kecepatan hingga 40Gbps per cahaya. Sementara setiap "antena cahaya" dapat memancarkan lebih dari satu sinar. Masing-masing sinar itu akan menghubungkan satu smartphone atau tablet.

Kecepatan tidak akan turun jika banyak perangkat terhubung ke satu stasiun. Selain itu, sinar infra merah tidak akan mengalami interferensi dari sinyal radio.

Namun, konsep ini bukannya tidak memiliki masalah. Sinar infra merah tidak bisa menembus tembok seperti sinyal WiFi biasa. Jadi, untuk dipasang di rumah, jaringan WiFi berbasis sinar infra merah harus memasang antena di setiap rumah.

Selain itu, proposal ini baru menguji kecepatan mengunduh sementara kecepatan pengunggahan masih menggunakan radio WiFi standar.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.