Malware Baru MacOS Bisa Eksploitasi Sistem Windows Lama

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 13 Feb 2017 08:51 WIB
apple
Malware Baru MacOS Bisa Eksploitasi Sistem Windows Lama
Peneliti menemukan malware macOS baru yang memanfaatkan sistem Windows generasi lama untuk dapat masuk ke perangkat.

Metrotvnews.com: Peneliti keamanan siber dilaporkan menemukan dua malware macOS baru dan terpisah, yang mengandalkan sistem Windows generasi pendahulu, untuk dapat mengakses laptop dan mencuri data.

Salah satu serangan yang didokumentasikan oleh perusahaan software Obective-See, mengeksploitasi teknik Windows yang tersembunyi dan mengeksekusi kode berbahaya menggunakan makro dokumen Word.

The Next Web juga melaporkan peretasan ini mengelabuhi pengguna untuk membuka dokumen Word terinfeksi, dan kemudian menjalankan makro berbahaya setelah file dimuat. Namun, cukup mudah untuk mengidentifikasikan file yang terinfeksi sebelum membukanya.

Saat pengguna membuka file Word berisi makro, perangkat akan meminta izin terlebih dahulu. Menolak memberikan izin disebut cukup ampuh untuk mencegah penyebaran malware.

Namun, jika pengguna memilih 'Run', malware akan menyebar dan peretas dapat memata-matai atau menghimpun riwayat browsing, ataupun melakukan infeksi sekunder dengan mengunduh malware tambahan.

Selain itu, terdapat juga serangan yang memanfaatkan keharusan pengguna untuk mengunduh update software, digantikan dengan software palsu. Malware yang terunduh melalui cara ini akan mengumpulkan Keychain pengguna, serta username, password dan informasi penting lainnya.

Cara terbaik untuk menghindari serangan tersebut dengan tidak mengunduh software dari pihak ketiga atau situs tidak dipercaya. Sementara itu, cara teraman untuk mengunduh update adalah langsung dari App Store atau situs resmi kreator aplikasi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.