Mampukah Ryzen Jegal Dominasi Intel?

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 07 Mar 2017 13:23 WIB
amdintel
Mampukah Ryzen Jegal Dominasi Intel?
AMD masih perlu memperhatikan beberapa hal jika ingin benar-benar menyaingi Intel secara penuh

Metrotvnews.com: AMD resmi merilis prosesor barunya, yaitu Ryzen ke pasar. Ryzen hadir sebagai prosesor dengan target pengguna yang lebih mengutamakan performa. Klaim yang juga dikatakan langsung oleh CEO AMD, Lisa Su tersebut merupakan "sinyal perang" baru dari AMD kepada Intel yang konsumennya saat ini merupakan pengguna enthusiast.

Apakah Ryzen bisa membawa AMD untuk bersaing dengan Intel secara langsung di pasar?

Dalam beberapa tahun terakhir, AMD bisa dikatakan sedang dalam kondisi yang tidak baik. Produk prosesornya sebelum Ryzen selalu tampil sebagai prosesor kelas ekonomis dan bukan untuk kalangan enthusiast yang menginginkan performa tinggi.

Bahkan, hingga saat ini AMD dikenal sebagai solusi untuk PC dengan harga yang terjangkau, bukan memiliki performa tinggi. Itulah sebabnya penguasaan pasar prosesor didominasi oleh Intel dalam beberapa tahun terakhir.

Lini bisnis GPU juga sama kondisinya. Dalam beberapa tahun terakhir AMD terlihat kesulitan berkompetisi dengan NVIDIA yang kini melebarkan sayapnya ke ranah AI dan komputasi untuk bidang otomotif. Sementara di lini server, AMD yang seharusnya bisa menekan Intel untuk server berbasiskan ARM juga tidak bisa menghadirkan persaingan yang begitu berarti.



Dengan kondisi tersebut AMD pun merilis Ryzen, sebuah prosesor baru yang merupakan senjata pamungkas bagi AMD untuk bisa berkompetisi di pasar prosesor berperforma tinggi dan AMD tampaknya sangat mengerti keadaan pasar tersebut saat ini. Kebanyakan prosesor performa tinggi saat ini dibanderol dengan harga yang sangat mahal, bahkan hingga di atas Rp10 juta. Dari sana, AMD melihat kesempatan untuk memasarkan Ryzen.

Saat dirilis, Ryzen dikatakan secara gamblang sebagai prosesor yang akan "mengganggu" pasar. AMD mengklaim prosesor barunya kali ini bisa menyaingi beberapa prosesor kelas atas dari Intel. Klaim tersebut ternyata benar. Setelah kami uji, prosesor Ryzen 7 1800X mampu menyaingi performa prosesor Intel Core i7-6900K. Bahkan di beberapa pengujian, Ryzen terlihat lebih unggul.

Menariknya, AMD tidak hanya menempelkan label prosesor dengan performa tinggi pada Ryzen. Mereka juga membanderol prosesor tersebut dengan harga yang sangat terjangkau di kelasnya. Bayangkan prosesor Ryzen 7 1800X dibanderol dengan harga hanya Rp6,9 juta. Sementara pesaing langsungnya, yaitu Intel Core i7-6900K dibanderol dengan harga mencapai Rp15,3 juta.

Tapi apakah semua itu cukup membuat AMD menjegal Intel?

Menurut Principal Analyst dari J.Gold Associates, Jack Gold, AMD masih harus memperhatikan beberapa hal agar mereka benar-benar bisa kembali bersaing dengan Intel secara penuh. Karena AMD telah merilis prosesor pesaing baru, kemungkinan besar Intel akan segera merilis prosesor baru untuk menyaingi Ryzen. Diperkirakan performa prosesor tersebut akan mengalahkan Ryzen.



Masalahnya, AMD saat ini masih memasarkan prosesor mereka dengan embel-embel harga yang terjangkau. Strategi ini cukup berisiko karena yang terjadi selanjutnya adalah perang harga antara Intel dan AMD seperti persaingan sebelumnya. Intel pernah memenangkan persaingan tersebut dan jika terjadi kembali, AMD bisa dipandang kembali sebagai produsen prosesor "kelas dua".

Tentu saja, kami berharap AMD bisa terus bersaing dengan Intel karena persaingan tersebut akan memicu inovasi hingga pada akhirnya konsumen yang diuntungkan. Ada baiknya jika Ryzen tidak hanya tampil di lini prosesor konsumen, tetapi untuk korporat dan lini server. Dengan demikian, AMD akan lebih dapat bersaing secara langsung dengan Intel.

Apa yang telah dilakukan oleh AMD kali ini merupakan pencapaian yang sangat perlu diapresiasi. Perlu diakui AMD telah banyak berubah di bawah kepemimpinan Lisa Su. Ryzen telah terbukti bisa memberikan pukulan telak bagi Intel, dan AMD diharapkan bisa terus meningkatkan persaingannya melalui lini bisnis serta produk lainnya.


(MMI)

Xiaomi Mi 6, Kelas Premium di Harga Menengah
Review Smartphone

Xiaomi Mi 6, Kelas Premium di Harga Menengah

2 weeks Ago

Inilah ulasan lengkap tentang smartphone terbaru dari Xiaomi, Mi 6. 

BERITA LAINNYA
Video /