YouTube Music Punya Diskon untuk Pelajar

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 28 Nov 2018 09:25 WIB
youtube
YouTube Music Punya Diskon untuk Pelajar
YouTube menawarkan harga lebih terjangkau untuk pelajar, meski baru tersedia di Amerika Serikat.

Jakarta: YouTube Music mengumumkan harga baru lebih terjangkau untuk pelajar yang mendaftarkan diri sebagai anggota premium. Harga ini telah mendapat potongan harga menjadi USD4,99 per bulan (Rp72.532).

Sebelumnya, layanan ini ditawarkan seharga USD9,99 (Rp145.209) per bulan. YouTube menyebut untuk saat ini, harga lebih terjangkau ini hanya tersedia di Amerika Serikat untuk pelajar di universitas terakreditasi.

Namun, YouTube menyebut akan memperluas ketersediaan harga lebih terjangkau ini ke negara lainnya. Dengan harga khusus untuk pelajar ini, Apple Music, Spotify dan YouTube Music memiliki struktur harga yang sama untuk layanan streaming mereka.

Ketiga layanan ini membebankan harga berlangganan sebesar USD9,99 (Rp145.209) per bulan, USD14,99 (Rp217.887) untuk keanggotaan keluarga hingga enam anggota, dan USD4,99 (Rp72.532) untuk pelajar.

Berbeda dengan kompetitor, YouTube Music memungkinkan pengguna menonton video dari seniman, dan menawarkan versi alternatif dari sejumlah lagu.

Serupa Spotify dan Apple Music, berlangganan premium bulanan YouTube Music akan memungkinkan pengguna mengunduh lagu untuk didengarkan secara offline.

Selain itu, pelanggan juga memiliki dukungan untuk musik di latar belakang saat pengguna berinteraksi dengan aplikasi lain. Pengguna dapat mencoba versi premium YouTube Music secara gratis selama satu bulan di perangkat Android atau iOS.

Hingga tanggal 31 Januari 2019, Google juga memungkinkan pelajar untuk mendaftar YouTube Premium dengan harga USD5,99 (Rp87.067), sedangkan harga normal ditawarkan sebesar USD6,99 (Rp101.603).

Berlangganan YouTube Premium menawarkan seluruh fitur yang tersedia di YouTube Music Premium dan layanan YouTube bebas iklan, kemampuan untuk memutar video di latar belakang, mengunduh video untuk ditonton offline, dan akses ke YouTube orisinal.

Penawaran harga USD5,99 (Rp87.067) akan dapat digunakan selama anggota masih menjadi pelajar, atau selama sekitar empat tahun.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.