Penyimpanan USB Juga Jadi Alat Penambang Kripto

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 05 Oct 2018 13:44 WIB
cyber securitykaspersky
Penyimpanan USB Juga Jadi Alat Penambang Kripto
Ilustrasi. (Kaspersky)

Jakarta: Kepopuleran penyimpanan USB atau flash disk sebagai alat penyebar malware antar komputer sudah dikenal sejak lama. Kini perangkat tersebut juga disulap sebagai alat cryptomining.

Menurut Kaspersky Lab, kepopuleran bahaya yang disimpan perangkat penyimpanan USB ternyata tidak menyurutkan pilihan konsumen, untuk mengandalkan perangkat ini dalam kebutuhan sehari-hari.

Dalam daftar 10 ancaman teratas yang menargetkan perangkat penyimpanan USB menurut Kaspersky Security Network (KSN), di peringkat teraatas ada malware Windows LNK yang sudah ada sejak 2015, lalu Stuxnet sejak 2010, dan kini ada juga malware berupa penambang uang kripto.

Data milik KSN menyebutkan bahwa malware cryptomining populer yang terdeteksi adalah jenis Trojan.Win32.Miner.ays dan Trojan.Win64.Miner.all, yang sebenarnya sudah ada sejak 2014.

Trojan menyusupkan aplikasi mining ke komputer, kemudian melakukan instalasi dan diam-diam meluncurkan perangkat lunak mining sekaligus mengunduh kebutuhanya untuk mengirimkan hasil ke server eksternal yang dikontrol para penyerang.

Kapersky Lab menyebutkan negara-negara di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan menjadi kawasan yang masih mengadalkan perangkat penyimpanan USB, sehingga paling banyak menerikma dampak cryptomining yang disusupi lewat perangkat tersebut.

"Perangkat penyimpanan USB mungkin kurang efektif dalam menyebarkan infeksi pada masa-masa sebelumnya, karena meningkatnya kesadaran akan kelemahan keamanannya dan menurunnya penggunaan USB itu sendiri sebagai alat bisnis," jelas peneliti anti-malware Kaspersky Lab, Denis Parinov.

"Tetapi penelitian kami menunjukkan bahwa perangkat USB tetap berisiko tinggi dan para pengguna tidak boleh meremehkanhya. Mediumnya jelas bekerja untuk para penyerang, karena mereka terus menerus mengeksploitasi, dan beberapa infeksi tidak terdeteksi selama bertahun-tahu."

Ada beberapa langkah yang disarankan Kaspersky Lab untuk menghindari serangan cryptomining lewat perangkat penyimpanan USB.

Pertama, selalu berhati-hati dengan perangkat yang terhubung ke komputer, apabila Anda menggunakan perangkat penyimpanan USB juga piliih dari merek terpercaya dna fitur lengkap.

Misalnya, fitur enkripsi data yang tersimpan di dalamnya serta sebagai pelengkap pasang software perlindungan di komputer. Hal ini juga diterapkan pada karyawan dan perangkat komputer di perusahaan Anda.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.