OnePlus Jadi yang Pertama Adopsi Snapdragon 855

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 06 Dec 2018 08:03 WIB
oneplusqualcomm
OnePlus Jadi yang Pertama Adopsi Snapdragon 855
CEO OnePlus, Pete Lau.

Maui: OnePlus akan menjadi perusahaan pertama yang merilis smartphone yang menggunakan Snapdragon 855, prosesor teranyar dari Qualcomm. CEO OnePlus Pete Lau mengumumkan hal ini dalam acara Qualcomm Tech Summit yang diadakan di Hawaii.

"Pada 2019, kami akan menjadi ponsel pertama yang menggunakan Snapdragon 855. Kami tahu bahwa Snapdragon 855 adalah chipset paling bertenaga dan satu-satunya pilihan untuk smartphone flagship kami," kata Lau.

Selama ini, OnePlus memang selalu menggunakan prosesor Snapdragon seri 800 dari Qualcomm untuk smartphone premium miliknya. Namun, biasanya, OnePlus bukanlah perusahaan pertama yang menawarkan smartphone dengan prosesor terbaru Qualcomm.

Lau juga mengumumkan kerja samanya dengan operator asal Inggris EE. Dengan begitu, ini akan menjadikan ponsel OnePlus berikutnya sebagai ponsel 5G pertama yang dirilis di Eropa.

Sementara di Amerika Serikat, Samsung telah mengumumkan kerja samanya dengan tiga operator AS, AT&T, Verizon, dan Sprint, untuk meluncurkan smartphone 5G di tahun depan.

OnePlus dikenal dengan strateginya untuk menawarkan smartphone premium dengan harga yang lebih terjangkau, sama seperti Xiaomi. Sayangnya, berbeda dengan Xiaomi yang tetap kokoh untuk tetap beroperasi di Indonesia, OnePlus memutuskan untuk angkat kaki pada 2016.

Ketika itu, OnePlus menjelaskan bahwa alasan mereka tidak lagi beroperasi di Indonesia adalah karena adanya perubahan regulasi. Meski tidak menyebutkan regulasi yang dimaksud, regulasi terkait adalah TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri). 

Seperti namanya, TKDN memaksa perusahaan pembuat smartphone memasukkan komponen dalam negeri ke dalam ponsel 4G, baik berupa software ataupun hardware. Perusahaan juga bisa memenuhi TKDN dengan menanamkan investasi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.