Perusahaan Blockchain Akuisisi Penambang Asteroid

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 05 Nov 2018 11:16 WIB
luar angkasaBlockchain
Perusahaan Blockchain Akuisisi Penambang Asteroid
Ilustrasi. (Wikipedia)

Jakarta: ConsenSys, perusahaan blockchain yang dibuat oleh salah satu kreator Ethereum Joe Lubin, baru saja membeli Planetary Resources, perusahaan penambang asteroid. 

Akuisisi ini terdengar sangat futuristik, mengingat blockchain dan penambangan asteroid adalah dua bidang yang tengah ramai dibicarakan dan masih cukup baru. Namun, ini adalah keputusan yang masuk akal, menuruy General Counsel Planetary Resources, Brian Israel, lapor Engadget

Kontrak cerdas berbasis blockchain merupakan jawaban untuk kontrak dagang di luar angkasa, menurut Israel. Alasannya, karena kontraik itu tidak akan dibatasi oleh wilayah. Karena itu, cara ini sangat ideal untuk orang-orang dari berbagai negara untuk melakukan koordinasi dan transaksi. 

Untuk program luar angkasanya, ConsenSys akan menggunakan markas Planetary Resources di Redmond, Washington.

Sebagai bagian dari akuisisi ini, Israel dan CEO Planetary Resources masih akan bekerja untuk perusahaan penambang asteroid tersebut. Sayangnya, kedua perusahaan belum menjelaskan strategi yang akan mereka gunakan ke depan.

Akuisisi ini tampaknya juga didorong oleh kebutuhan finansial. Planetary Resources memang sudah semakin mendekati mimpi mereka untuk dapat menambang asteroid. Namun, belum lama ini mereka justru merumahkan karyawannya karena tidak mendapatkan pendanaan yang cukup. 

Akuisisi oleh ConsenSys berarti Planetary Resources akan bisa menjalankan rencana mereka. Walau besar kemungkinan, rencana mereka untuk menambang asteroid pada 2020 akan tertunda. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.