Samsung Akuisisi Spesialis Audio Mobil Rp107 Triliun

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 14 Nov 2016 18:07 WIB
samsung
Samsung Akuisisi Spesialis Audio Mobil Rp107 Triliun
Samsung telah mengakuisisi perusahaan produsen sistem audio dan mobil terintegrasi, yaitu Harman International Industries.

Metrotvnews.com: Samsung Electronics mengumumkan kesepakatan akuisisi Harman International Industries, senilai USD8 miliar. Akuisisi ini menandai langkah Samsung dalam memasuki ranah teknologi terkait otomotif.

Selain itu, kesepakatan ini turut menandai akuisisi luar negeri terbesar yang pernah dilakukan Samsung sepanjang kehadirannya. Pembelian kreator sistem audio dan mobil terintegrasi perusahaan asal Conneticut ini, merupakan bagian dari upaya Samsung untuk menemukan area pertumbuhan baru sebagai ranah bisnis smartphone.

Namun, upaya tersebut bertujuan memperbaiki citranya akibat insiden yang dialami oleh smartphone unggulan Samsung, yaitu Galaxy Note 7, melambat. Samsung menyetujui untuk mengakuisisi Harman senilai USD112 per saham secara tunai, 28 persen lebih tinggin dibandingkan dengan harga penutupan di Amerika Serikat pada Jumat lalu.

“Samsung mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk dapat menyaingi kompetitornya di ranah teknologi otomotif. Namun, Samsung masih harus menunggu untuk dapat mengetahui kemampuannya berkembang menjadi perusahaan yang dapat berkompetisi dengan perusahaan seperti Bosch and Continental,” ujat Manager Keuangan HDC Asset Management, Park Jung-hoon.

Harman merupakan produsen yang memproduksi peralatan infotainment, telematik, layanan keselamatan dan keamanan. Menurut situs resminya, produk karya Harman telah digunakan oleh lebih dari 30 juta kendaraan karya sejumlah produsen seperti BMW, Toyota Motor Corp, dan Volkswagen.

Reuters juga melaporkan, sekitar 30 ribu pegawai Harman, akan beroperasi sebagai anak perusahaan Samsung dan akan tetap dipimpin oleh Chief Executive Dinesh Paliwal. Samsung menciptakan tim bisnis elektronik otomotif ini pada satu tahun yang lalu, untuk mengindentifikasi pertumbuhan peluang di sektor tersebut.

Pada tahun ini, Samsung telah berinvestasi sebesar USD450 juta pada produsen kendaraan dan baterai yang dapat diisi kembali, yaitu BYD Co Ltd. Selain itu, Samsung juga dilaporkan telah berdiskusi dengan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) terkait potensi penjualan atau kerja sama untuk produsen komponen kendaraan Magneti Marelli. Namun informasi ini belum dapat dikonfimasikan kebenarannya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.