Bank Rusia Jadi Target Serangan DDoS

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 14 Nov 2016 07:04 WIB
cyber security
Bank Rusia Jadi Target Serangan DDoS
Sekali lagi, hacker gunakan perangkat cerdas untuk lakukan serangan DDoS. (Gizmodo)

Metrotvnews.com: Lima bank Rusia terkena serangan siber selama 2 hari, kata regulator perbankan Rusia pada hari Kamis lalu. Mereka berkata, bank negara Sberbank adalah salah satu target dari serangan berkepanjangan ini.

Para hacker berusaha menyerang bank-bank tersebut menggunakan serangan DDoS (Distributed Denial of Service) alias dengan membanjiri situs-situs bank tersebut dengan data sehingga ia tidak bisa diakses. Perusahaan keamanan Kaspersky mengatakan, serangan ini merupakan salah satu serangan terbesar yang pernah ditujukan pada bank Rusia.

Menurut BBC, banjir data ini dimulai pada tanggal 8 November dan masih berlanjut secara berkala hingga tanggal 10 November lalu. Kaspersky menyebutkan, kebanyakan serangan ini memiliki durasi sekitar 60 menit, dan serangan terlama berlangsung selama 12 jam.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Sberbank menyebutkan, mereka berhasil menetralkan serangan tanpa mempengaruhi performa situs mereka. Mereka berkata telah mendapatkan 68 serangan serupa pada tahun 2016. Meskipun begitu, serangan pada bulan November ini merupakan salah satu yang terbesar yang pernah mereka terima.

Nama dari bank-bank lain yang terkena serangan ini tidak dirilis, meski dipercaya, bank-bank tersebut merupakan 10 bank terbesar di Rusia. 

Para hacker melakukan serangan DDoS memanfaatkan perangkat cerdas seperti webcam dan digital video recorder yang memiliki password yang mudah dibobol. Kata Kaspersky, perangkat-perangkat yang digunakan dalam serangan ini berasal dari Amerika Serikat, India, Taiwan dan Israel.

Badan pemerintah Rusia yang mengurus serangan siber telah diberitahu tentang serangan ini, kata regulator bank.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.