Google Caplok Perusahaan Marketing Digital FameBit

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 12 Oct 2016 14:30 WIB
google
Google Caplok Perusahaan Marketing Digital FameBit
Google mengakuisisi Famebit, yang menilai berpeluang menghasilkan keuntungan lebih besar bagi YouTube.

Metrotvnews.com: Perusahaan induk Google, Alphabet Inc mengungkap anak perusahaannya tersebut telah membeli FameBit, platform teknologi online yang menghubungkan kreator video atau bintang YouTube dengan pemasar yang ingin mensponsori konten mereka.

Pada sebuah unggahan di blog, Google menyebut kolaborasi antara pengiklan dan kreator konten dapat membantu meningkatkan jumlah konten bermerek yang tersedia. Reuters melaporkan, kolaborasi ini juga akan membantu YouTube mendapatkan keuntungan lebih.

Akuisisi ini menjadi langkah penting bagi YouTube, yang selama ini dihantui oleh persoalan monetisasi. Tidak hanya bagi YouTube sebagai platform, masalah ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi kreator video.

Sebelumnya YouTube telah berinovasi untuk menghadirkan dukungan yang lebih besar pada bidang monetisasi melalui program rekan yang ditawarkannya. Namun, akuisisi ini dinilai menjanjikan peluang lebih besar untuk memperoleh keuntungan yang lebih banyak.

FameBit merupakan salah satu perusahaan yang didukung oleh studio startup di Los Angeles, yaitu Science Inc. CEO FameBit, David Kierzkowski yang diwawancarai Techcrunch tahun lalu mengungkap, platform-nya terfokus pada kreator dengan ide kreatif dan berdedikasi secara jangka panjang, bukan hanya bintang YouTube yang ingin terkenal.

Namun, Google tidak bersedia untuk memberikan informasi terkait dengan jumlah dana yang terlibat dalam transaksi ini. Pada blog-nya, Google juga menyebut FameBit, yang telah memiliki 25 ribu video, akan tetap beroperasi secara mandiri hingga saat ini.

FameBit menambah deret perusahaan yang diakuisisi Google untuk memperkuat bisnis dan dukungan teknologi perusahaannya. Pada awal September lalu, Alphabet Inc juga mengumumkan anak perusahaannya tersebut telah mengakuisisi Apigee untuk mendukung layanan dan platform bisnis di bidang cloud.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.