Dapat Bukti Cukup, KPPU Naikkan Status Kasus IndiHome

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 12 Oct 2016 17:42 WIB
indihome
Dapat Bukti Cukup, KPPU Naikkan Status Kasus IndiHome
Status kasus IndiHome masuk ek tahap pemeriksaan. (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus Telkom IndiHome kini memasuki tahap pemeriksaan.

Kemarin, Selasa (11/10/2016), melalui situs resminya, KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) mengumumkan peningkatan status kasus Telkom IndiHome, dari penyelidikan menjadi pemeriksaan.

Alasannya, kata Ketua KPPU, Syarkawi Rauf adalah karena KPPU telah mendapatkan bukti yang cukup untuk meningkatkan status kasus.

"Melalui proses pemeriksaan ini diharapkan dapat melahirkan keadilan, tidak hanya untuk konsumen, tapi juga para pelaku usaha di industri terkait," kata Syarkawi.

Penyelidikan pada Telkom IndiHome dimulai karena IndiHome mewajibkan penggunanya untuk menggunakan paket Triple Play IndiHome yang meliputi telepon, TV kabel dan internet. Hal ini, menurut Syarkwi, merupakan praktek tying in.

Isu lain dalam kasus IndiHome adalah karena Telkom menyalahgunakan posisinya sebagai penguasa jasa fixed line.

Dalam klausul perjanjian berlangganan IndiHome Triple Play, pelanggan harus berlangganan 3 layanan yang disediakan dan tidak dapat memilih salah satu layanan saja.

Jadi, orang-orang yang telah berlangganan IndiHome Triple Play akan kesulitan untuk berhenti berlangganan, karena jika mereka berhenti berlangganan salah satu layanan itu, maka semua layanan yang tersedia akan dihilangkan.

Dari pengamatan Metrotvnews.com, Telkom sebenarnya memberikan pilihan bagi pelanggan untuk memilih salah satu layanan saja, khususnya telepon rumah. Telkom juga menegaskan bahwa meski pelanggan berhenti berlangganan, telepon rumah pengguna masih tetap bisa dipakai.


(MMI)