Boeing Beli Aurora Demi Garap Pesawat Otonom

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 07 Oct 2017 13:48 WIB
teknologiboeing
Boeing Beli Aurora Demi Garap Pesawat Otonom
Aurora dikenal dengan keahliannya untuk membuat pesawat VTOL.

Metrotvnews.com: Boeing baru saja mengakuisisi Aurora Flight Sciences, perusahaan yang mengembangkan pesawat otonom. Keahlian Aurora adalah dalam membuat pesawat yang bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal atau VTOL. Mereka juga sedang berusaha untuk mengembangkan pesawat tanpa pilot. 

Aurora telah mengembangkan teknologi itu selama sekitar 30 tahun. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan Uber untuk merealisasikan proyek taksi terbang Uber, lapor Engadget. Bisnis utama Aurora adalah dalam mengembangkan teknologi peswat militer. Mereka telah beberapa kali mendapatkan kontrak dengan NASA dan DARPA.

Aurora paling dikenal karena mereka berhasil mendapatkan pendanaan untuk fase kedua dari pengembangan VTOL X-Plane, mengalahkan Boeing dan juga Lockheed Martin. Pesawat VTOL dengan nama kode LightningStrike ini dijanjikan akan bisa mencapai kecepatan maksimal 400 knot dan kemampuan melayang yang lebih efisien. 



Tampaknya, alasan Boeing membeli Aurora adalah untuk membantu mereka mengembangkan teknologi pesawat VTOL dan pesawat otonom.

Kemungkinan besar, teknologi ini akan digunakan untuk membuat kendaraan militer, meski bisa jadi, kendaraan yang dibuat akan digunakan untuk taksi drone. Masih belum diketahui bagaimana hubungan kerja sama Aurora dengan Uber kini mereka berada di bawah Boeing. 

Dengan perjanjian ini, Aurora akan tetap berdiri sebagai divisi mandiri di bawah merek Boeing. Boeing tidak memiliki kendali langsung atas perusahaan tersebut, walau mereka memberikan akses akan sumber finansial dan R&D pada Aurora. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.