Jelang Akhir 2017, Adopsi Android Nougat Baru Capai 20%

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 15 Nov 2017 14:37 WIB
androidgooglesmartphone
Jelang Akhir 2017, Adopsi Android Nougat Baru Capai 20%
Patung Android Nougat yang terpajang di taman markas besar Google di Amerika Serikat

Metrotvnews.com: Beberapa bulan lalu, Google memgumumkan bahwa ada sekitar 2 miliar perangkat yang menggunakan sistem operasi buatannya, yaitu Android. Hal ini membuat Android menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat smartphone.

Sejak 2008, Android terus mengalami pembaruan. Mengutip laporan Google, sistem operasi Android 7.0 Nougat semakin populer belakangan ini. Namun, Android 6.0 Marshmallow masih tetap yang paling populer.

Data ini diperoleh Google dari pengamatan terhadap distribusi sistem operasi mereka. Pengamatan dilakukan selama 7 hari yang berakhir pada tanggal 9 November 2017. Setahun setelah Nougat dirilis, jumlah perangkat aktif dengan sistem operasi tersebut jumlahnya sudah semakin banyak.



Nougat tercatat berhasil menorehkan angka distribusi sebanyak 20 persen. Oreo sebagai versi Android terbaru pun juga mulai menunjukkan penaikan. Sayangnya, ini tidak terlalu signifikan mengingat sistem operasi tersebut baru hadir di perangkat yang meluncur pertengahan tahun ini, dan didominasi oleh smartphone segmen high-end.

Distribusi Android 8.0 Oreo hanya mencapai angka 0,3 persen. Marshmallow memimpin sebagai sistem operasi yang paling banyak ditemukan pada smartphone Android saat ini. Distribusinya mencapai 30,9 persen.

Di belakangnya ada Android Lollipop yang rupanya masih banyak ditemukan, 20,8 persen. Mengekor di belakang Lollipop ada KitKat yang juga masih mencatatkan angka distribusi sebanyak 13,8 persen.

Hal paling mengejutkan adalah sistem operasi Android Gingerbread yang dirilis 6 tahun lalu. Google mencatat masih ada 0,5 persen perangkat yang masih menggunakannya.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.