Android P Bisa Sulap Ponsel Jadi Mouse dan Keyboard?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 07 Mar 2018 10:43 WIB
google
Android P Bisa Sulap Ponsel Jadi Mouse dan Keyboard?
Android P dilaporkan akan berbekal Bluetooth HID memungkinkan ponsel berfungsi sebagai keyboard dan mouse Bluetooth.

Jakarta: Android P akan dibekali dukungan untuk layanan profil perangkat Bluetooth HID. Dukungan ini akan memungkinkan pengguna untuk menjadi perangkat bersistem operasi Android P sebagai keyboard QWERTY atau mouse via Bluetooth.

Fitur ini mulai diperkenalkan pada tahun 2014 lalu, saat anggota forum Qualcomm CodeAurora menampilkan patch untuk Bluetooth HID. Langkah selanjutnya terjadi pada bulan Desember 2016, saat patch ditambahkan.

Meskipun demikian, fitur ini dinonaktifkan pada update sistem operasi Android selanjutnya hingga saat ini. Fitur ini kembali diaktifkan pada Android P setelah komitmen kedua diunggah, dengan API yang kini ditampilkan setelah sebelumnya disembunyikan.

API ini memungkinkan pengembang memanfaatkannya sehingga aplikasi akan dapat berfungsi dengan kemampuan serupa keyboard dan mouse pada ponsel pengguna sistem operasi mobile terbaru Google, Android P.

Perangkat pertama yang akan dapat menikmati fitur ini adalah seri Google Pixel dan Pixel XL. Fungsi baru ini tidak akan mengubah ponsel menjadi PC, namun fungsi ini memungkinkan pengguna membawa serta komputer tanpa keyboard atau mouse.

Sebelumnya, Google mengumumkan bahwa aplikasi Google versi iOS kini mendukung ekstensi iMessage yang memungkinkan pengguna mencari dan berbagi hal seperti video, bisnis, dan lainnya saat dengan berbincang dalam pesan dengan pengguna lain.

Google juga diam-diam menggulirkan kemampuan mengunduh video untuk dinikmati secara offline di lebih banyak negara. Fitur khusus ini dapat dinikmati pengguna di 125 negara di seluruh dunia.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.