GMIC akan Pertemukan Ratusan CEO dan Investor

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 11 Sep 2017 20:41 WIB
startup
GMIC akan Pertemukan Ratusan CEO dan Investor
Ilustrasi. (The Next Web)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini, kita sedang menghadapi revolusi industri ke-4, setidaknya menurut Klaus Schwab, pendiri World Economic Forum. Kali ini, revolusi digital didorong oleh teknologi, salah satunya internet.

Memang, ini bisa menjadi ancaman bagi perusahaan, tapi ini juga bisa merupakan peluang besar. Untuk itulah, GWC mengadakan GMIC atau Global Mobile Internet Conference. 

"GWC kembali menyelengarakan GMIC Indonesia sebagai wadah bagi para penggiat teknologi untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang industri teknologi, khususnya dalam bidang mobile dan internet," ujar E. Hao, CEO GWC Global Inc. 

GMIC akan diadakan pada 26 September di Indonesia Convention Exhibition (ICE). Dalam acara ini, akan diadakan 4 konferensi yaitu Disruptive Technology, Startup Village, Money Talks dan Mobile Marketing & Growth. Acara ini diharapkan akan dihadiri oleh lebih dari 1.500 eksekutif industri mobile, pengusaha, developer dan investor dari seluruh dunia. Bertema New Frontiers of Intelligence, GMIC diharapkan bisa menjadi tempat bagi para pelaku dunia teknologi untuk bertemu dan saling berdsikusi. 

"GMIC menawarkan perpaduan yang sempurna antara gagasan yang menginspirasi, panel yang berwawasan, peluang melakukan pitching, dan kesempatan untuk memperlebar jaringan," ujar Andy Zain, Founding Partner Kejora Ventures. Andy juga menyebutkan, era digital sebaiknya tidak dilihat sebagai tantangan, tapi sebagai peluang untuk berinovasi. 

"Ke depan, kita akan melihat peningktan jumlah startup muda dan ambisius yang berusaha untuk mengubah kompetisi pasar," katanya. "Oleh karena itu, para pemangku kepentingan harus bergabung dan menciptakan kerja sama demi mempersiapkan diri untuk transformasi digital dan menjaga daya saing di tingkat global."

"Kami yakin, perhelatan mobile internet terbesar ini akan menjadi platform untuk berbagi wawasan mengenai tren terbaru dalam industri di bidang teknologi,"ujar Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land.

Dihadiri oleh ratusan CEO, founder dan investor dari Asia Tenggara, GMIC akan membahas beberapa topik hangat seperti SE Asia - The Hotbed of Technology and Startups: What We Can Learn For Our Own Future Development; Facing Disruption: Companies Should Prepare for Digital Transformation dan The Rise of the Purchasing Power of Generation M(uslim). 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.