Nokia 3310 Punya Versi 3G

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 29 Sep 2017 15:08 WIB
nokia
Nokia 3310 Punya Versi 3G
HMD Global mengumumkan ketersediaan Nokia 3310 dengan dukungan jaringan 3G di Australia pada 16 Oktober mendatang.

Metrotvnews.com: HMD Global resmi menghidupkan kembali perangkat ikonik Nokia 3310 di ajang Mobile World Congress pada bulan Februari lalu. HMD Global merilis ponsel versi ukuran lebih kecil dan lebih baik dalam versi jaringan 2G pada bulan Mei dan Juni tahun ini.

Sayangnya, jaringan konektivitas 2G tidak lagi didukung di sejumlah negara, seperti Singapura, Selandia Baru, Belanda dan Amerika Serikat. Mengetahui hal tersebut, HMD pun memutuskan untuk merilis Nokia 3310 dengan dukungan konektivitas jaringan 3G.

Mashable melaporkan, perangkat baru tersebut akan menyambangi Australia sebagai pasar pertamanya, pada 16 Oktober mendatang. Sementara itu negara lain seperti Singapura akan disapa ponsel versi baru tersbeut pada akhir bulan Oktober.

Sebagai informasi, sejumlah operator seluler asal Australia, termasuk Telstra dan Optus, telah menghentikan operasional jaringan 2G mereka, sedangkan Vodafone akan mengakhiri layanan di negara tersebut pada 31 Maret 2018, dan Singapura telah menghentikan jaringan tersebut pada bulan April lalu.

Tersedia di Australia sejak 16 Oktober, dan akan diikuti oleh peluncuran secara global, model 3310 3G akan tersedia dalam pilihan warna Yellow, Warm Red, Azure dan Charcoal. Ponsel ini akan dipasarkan seharga EUR69 atau sekitar USD80,95 (Rp1 juta).

Ponsel ini masih hadir dengan dukungan layar berwarna terpolarisasi 2,4 inci, kamera belakang 2 megapiksel dengan dukungan lampu flash LED, serta memori internal 16GB dengan dukungan slot microSD hingga kapasitas 32GB. Nokia 3310 3G didukung waktu bicara 6,5 jam dan waktu siaga hingga 27 hari.

Sebagai pengingat, Nokia 3310 generasi pertama diluncurkan pada tahun 2000, dan dibekali dengan game ikonik dan populer pada masanya, yaitu Snake. Game tersebut juga tersedia pada Nokia 3310 versi 2017 serta Nokia 3310 versi 3G, dengan tingkat kesulitan yang dikabarkan lebih tinggi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.