Jumlah Pengguna Naik, Snap Masih Merugi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 11 Aug 2017 10:30 WIB
snapchat
Jumlah Pengguna Naik, Snap Masih Merugi
Kerugian Snapchat membengkak. (AFP PHOTO / Lionel BONAVENTURE)

Metrotvnews.com: Snap Inc, perusahaan induk Snapchat, baru saja melaporkan laporan keuangan per kuartalnya yang kedua sebagai perusahaan publik. Kabar baiknya, jumlah pengguna dan pendapatan Snapchat naik.

Sayangnya, pertumbuhan ini tidak secepat yang diharapkan oleh investor, sehingga, kerugian yang dialami Snap justru membengkak. Hal ini membuat harga saham Snap, yang memang sudah turun dari harga ketika penawaran saham perdana (IPO), terus turun, lebih dari 11 persen. 

Menurut laporan The Verge, Snap menyebutkan, jumlah pengguna aktif harian mereka naik 4 persen atau sekitar 7,3 juta orang jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Total pengguna Snapchat saat ini mencapai 173 juta orang, sedikit lebih baik dari Twitter tapi kalah jauh dari Instagram. 

Pendapatan Snap naik 153 persen dari periode yang sama tahun lalu, menjadi USD181 juta (Rp2,4 triliun). Namun, jumlah pengeluaran Snap juga naik drastis, sekitar 4 kali lipat menjadi USD443 juta (Rp5,9 triliun). Itu artinya, meskipun pendapatan per pengguna Snapchat naik, jumlah kas perusahaan justru turun. 

Snap, sama seperti Twitter, kesulitan untuk mengubah keadaan sekarang ini. Sebagian besar uang pengiklan saat ini masuk ke kantong dua pemain terbesar iklan digital, yaitu Facebook dan Google. Hal ini membuat Snap dan Twitter kesulitan untuk mendapatkan untung.

Meski Snap dan Twitter memiliki ratusan juta pengguna, angka ini terlihat kecil jika dibandingkan dengan miliaran orang yang menggunakan layanan Facebook dan Google. Seiring dengan turunnya saham, Snap akan kesulitan untuk menarik minat para developer bertalenta.


(MMI)

Video /