Gelar Pelatihan, LINE Bawa 1.000 Developer dari Tujuh Negara

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 25 Apr 2018 16:39 WIB
line
Gelar Pelatihan, LINE Bawa 1.000 Developer dari Tujuh Negara
LINE DEV WEEK 2018 di Seoul, Korea Selatan.

Jakarta: Bukan hanya Facebook dan Google yang punya perhelatan megah untuk para developer, perusahaan aplikasi pengirim pesan LINE juga punya acara serupa, DEV WEEK 2018.

LINE baru saja menyelesaikan perhelatan workshop developer yang mereka undang ke Seoul Korea Selatan, yang berlangsung selama empat hari. Mereka menyebutkan ada 1.000 developer dari tujuh negara yang diundang di antaranya dari Korea, Jepangm Taiwan, Thailand, Indonesia, dan Tiongkok.

Workshop tersebut dimanfaatkan sebagai sesi mendengarkan presentasi mengenai tantangan terbesar yang akan dihadapi masa depan bidang teknologi informasi. Pihak LINE juga memaparkan ekplorasi ide dan teknologi yang akan diimpelementasikan untuk mencipatakan LINE sebagai smart portal.

"Kemampuan luar biasa dan kebulatan tekad para developer LINE telah memainkan peran yang sangat penting dalam menciptakan berbagai layanan terdepan milik LINE serta reputasi yang terpercaya," ungkap Chief Technology Officer Euivin Park.



"DEV WEEK adalah landasan untuk membentuk pendekatan kolaboratif, menyediakan forum untuk semua developers kami di seluruh dunia," imbuhnya.

LINE DEV WEEK ini merupakan perhelatan keempat yang diadakan sejak 2013. Petingi LINE seperti Park juag memberikan presentasi tentang LINE. P

ark juga memaparkan dedikasi LINE untuk membangun ekosistem teknologi, memiliki rencana untuk memungkinkan penyesuaian layanan pesan melalui offering PaaS (Platform as a Service) di berbagai pasar.

Selain itu, dengan dirilisnya messaging API pada DEVELOPER DAY 2016 di Jepang, lebih dari 283.000 chatbot LINE telah dibuat. Saat ini LINE berencana  menyediakan keragaman jenis pesan yang lebih besar untuk menciptakan dunia API terbuka bagi pengguna dan developer.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.