Computex 2018

Corsair HS70 Jadi Andalan di Kelas Nirkabel Terjangkau

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 07 Jun 2018 12:35 WIB
corsairComputex 2018
Corsair HS70 Jadi Andalan di Kelas Nirkabel Terjangkau
Corsair HS70 Wireless Gaming Headset.

Taipei: Corsair sebagai salah satu pemain industri periferal komputer yang usianya sangat senior masih tetap eksis tampil di ajang Computex 2018 Taipei. Ada beberapa produk yang diperkenalkan oleh Corsair di acara tersebut, salah satunya dari segmen headset.

Corsair memperkenalkan HS70 wireless gaming headset sebagai keluarga baru dari seri headset gaming nirkabel. Headset ini diklaim menyediakan harga terjangkau tapi kualitas premium.

Corsair HS70 hadir dengan tiga varian model yakni Carbon, White, dan SE yang ketiganya menggunakan material metal untuk rangkanya. Tampilannya memang tidak dihiasi dengan aksen LED RGB, desain grill di sisi terluar earcup serta sentuhan logo Corsair berhasil menampilkan kesan premium. 


Kehadiran teknologi nirkabel membuat Corsair HS70 dibekali baterai untuk penggunaannya yang bisa diisi ulang. Corsair mengklaim bahwa HS70 wireless gaming ehadset memiliki daya tahan penggunaan terus menerus hingga 16 jam. Medcom.id juga pernah membuat ulasan produk ini dan hasilnya memuaskan.

Selain itu kemampuan nirkabelnya menggunakan frekuensi low latency 2,4GHz yang mampu menjangkau jarak 40 meter dengan kualitas suara yang jernih berkat dukungan USB dongle.

Beralih ke kualitas suaranya yang menjadi nilai jual utamanya, Corsair HS70 didesain oleh Corsari menggunakan 500 neodymium speaker driver. Pengalaman audio tersebut juga didukung teknologi audio channel 7.1.



Kemampuan ini menjadi sangat penting bagi gamer karena audio yang dihasilkan akan sangat presisi, misalnya gamer yang menggunakannya bisa mengenali arah datangnya suara di dalam game. Gamer bisa dengan jeli menilai arah suara langkah dan tembakan di dalam permainan.

Meskipun belum merilis harga resminya, info yang beredar menyebutkan produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp1 jutaa, cukup terjangkau untuk sebuah produk premium.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.