Apple Minta Samsung Turunkan Harga Layar OLED?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 25 Apr 2018 08:22 WIB
appleiphoneiphone x
Apple Minta Samsung Turunkan Harga Layar OLED?
Penggunaan layar OLED dianggap sebagai alasan iPhone X kurang laku. (Medcom.id)

Jakarta: Apple dikabarkan sedang bernegoisasi dengan Samsung Display agar harga layar OLED dikurangi, ujar narasumber dari pihak penyuplai pada Digitimes.

Alasannya, Apple ingin menurunkan ongkos produksi dengan tujuan meningkatkan penjualan dari iPhone yang menggunakan layar OLED. 

"Permintaan untuk mengurangi harga ini tidak aneh, sepertiga total biaya produksi iPhone X digunakan untuk layar OLED dan layar OLED telah dianggap menjadi salah satu alasan mengapa penjualan iPhone dengan layar OLED pertama dari Apple kurang baik," kata sang narasumber. 

Apple meminta Samsung Display menurunkan harga dari layar OLED menjadi USD100 (Rp1,4 juta), turun dari USD110 (Rp1,5 juta) pada tahun lalu. 

"Apple kemungkinan akan membeli hingga 100 juta layar OLED dari Samsung Display pada 2018, dengan 25 juta layar digunakan untuk iPhone X yang ada sekarang dan 75 juta sisanya digunakan untuk model iPhone baru yang menggunakan OLED yang diluncurkan tahun 2018 -- salah satunya adalah model 5,8 inci dan satu model lainnya 6,5 inci," ujar sang narasumber. 

Dia menambahkan, Apple kira-kira membeli 50 juta layar OLED dari Samsung Display pada tahun lalu. 

"Apple tampaknya masih akan meneruskan strategi mereka untuk terus mempromosikan ponsel OLED. Penggunaan layar OLED bisa dianggap sebagai alasan dari penjualan iPhone X lebih sedikit dari perkiraan, mengingat vendor ponsel lain yang juga meluncurkan ponsel dengan layar OLED bisa menjualnya dengan baik," kata narasumber. 

Sementara itu, narasumber lain mengimplikasikan bahwa harga layar OLED untuk ponsel akan menurun karena para pembuatnya di Tiongkok kemungkinan akan memotong harga dengan tujuan untuk memastikan produksi tetap berjalan. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.