Ponsel Menganggur 2 Minggu, Google Bakal Hapus Data Backup

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 15 Sep 2017 15:36 WIB
androidgoogle
Ponsel Menganggur 2 Minggu, Google Bakal Hapus Data Backup
Google akan hapus backup data secara otomatis jika ponsel tak dipakai. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez, File)

Metrotvnews.com: Untuk memudahkan proses mengganti ponsel dari satu Android ke Android lain, Google menyediakan fitur backup dan juga restore atau pemulihan. Data backup ini biasanya tersimpan di Google Drive. 

Namun, ternyata, Google akan menghapus data backup itu secara otomatis tanpa notifikasi jika pengguna tidak menggunakan ponselnya untuk beberapa waktu. Seorang pengguna yang kesal memprotes tentang hal ini di forum internet, Reddit. Menurut The Next Web, masalah ini terjadi ketika dia memutuskan mengganti Nexus 6P miliknya dengan iPhone lama di kala dia mencari smartphone Android yang lebih baru.

"Minggu lalu, saya melihat folder Google Drive Backup saya dan backup Android untuk 6P saya hilang," ujar sang pengguna. "Ketika saya menghubungi pihak customer service, mereka mengonfirmasi bahwa memang tidak ada pemulihan data."

Hal ini mendorong sang pengguna menemukan pernyataan bahwa data backup akan secara otomatis akan dihapus setelah Anda tidak menggunakan ponsel selama 2 minggu atau lebih lama. 

"Backup Anda akan tetap tersimpan selama Anda menggunakan perangkat Anda. Jika Anda tidak menggunakan ponsel selama 2 minggu, Anda akan melihat adanya tanggal kadaluarsa di backup Anda," tulis peringatan dari Google. 

Menghapus akun yang tidak digunakan memang hal yang biasa dilakukan oleh layanan storage -- termasuk Dropbox -- tapi Google tampaknya tidak memberikan notifikasi pada pengguna ketika datanya akan dihapus. 

Mulai Android 6.0 Marshmallow, Google menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan backup tidak hanya kontak dan kalender, tapi juga aplikasi, sejarah panggilan dan pengaturan perangkat (seperti password WiFi). Menurut 9to5Google, Bakcup ini akan kadaluarsa setelah sekitar 10 minggu. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.