Setelah Grab, SoftBank Bakal Suntik Uber?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 26 Jul 2017 08:39 WIB
uber
Setelah Grab, SoftBank Bakal Suntik Uber?
Uber dikabarkan akan mendapatkan dana dari SoftBank.

Metrotvnews.com: Tidak lama setelah mereka setuju untuk memberikan USD2 miliar (Rp26,6 triliun) bersama Didi Chuxing untuk Grab, SoftBank dilaporkan akan menanamkan investasi di Uber, perusahaan asal Amerika Serikat yang merupakan pesaing Grab dan Didi.

Wall Street Journal melaporkan, SoftBank diklaim telah berdiskusi dengan Uber terkait rencananya untuk membeli saham senilai miliaran dollar di perusahaan transportasi berbasis aplikasi tersebut.

Hingga saat ini, Uber telah mendapatkan hampir USD12 miliar (Rp160 triliun) dari para investor dengan valuasi dilaporkan mencapai lebih dari USD60 miliar (Rp80 triliun). Sayangnya, Uber menolak untuk berkomentar terkait hal ini sementara SoftBank belum menjawab permintaan untuk berkomentar. 

Jika SoftBank memang memutuskan untuk mengucurkan dana ke Uber, itu adalah keputusan yang aneh, mengingat mereka juga mendukung Ola, pesaing Uber di India. Namun, hal itu bukanlah sesuatu yang sama sekali tidak mungkin terjadi. Pada awal bulan ini, investor awal Uber tertarik untuk menjual sahamnya pada SoftBank karena rasa khawatir akan masa depan perusahaan. 

Kekhawatiran ini muncul karena keputusan CEO Travis Kalanick, Senior VP Emil Michaels dan eksekutif level-C lain untuk mundur dari Uber serta temuan dalam laporan yang dirilis pada bulan Juni tentang penyelidikan terkait seksisme dalam Uber. Penyelidikan ini dilakukan setelah mantan teknisi Uber, Susan Fowler bercerita tentang budaya seksisme dan pelecehan seksual di Uber. 

Jika Uber memang akan mendapatkan dana kucuran baru, investasi ini baru akan masuk setelah Uber menunjuk CEO baru. Proses ini sendiri tampaknya akan memakan waktu yang tidak sebentar. 


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

1 day Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /