Google Ungkap Pembaruan Utama Wear OS H

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 16 Nov 2018 10:22 WIB
google
Google Ungkap Pembaruan Utama Wear OS H
Google merilis update utama untuk Wear OS dan akan muncul sebagai “System Version: H”.

Jakarta: Google mengumumkan update utama untuk Wear OS, sistem operasi karyanya untuk perangkat wearable. Update ini akan bergulir ke seluruh perangkat kompatibel dalam beberapa bulan mendatang, dan akan muncul sebagai “System Version: H”.

Update ini menghadirkan sejumlah peningkatan ke Battery Saver Mode, berubah menjadi Power Off dan kemampuan melanjutkan aplikasi cerdas. Battery Saver Mode mampu lebih memperpanjang usia baterai saat kapasitas baterai di bawah 10 persen.

Sementara itu, peningkatan juga tampil pada efisiensi bodi, setelah 30 tidak aktif, jam tangan akan masuk ke mode tidur mendalam untuk menghemat daya baterai.

Sementara itu, fitur melanjutkan aplikasi cerdas memungkinkan pengguna untuk melanjutkan aktivitas yang dilakukan pengguna di seluruh aplikasi di jam tangan.

Peningkatan lain pada fitur lain yaitu proses penonaktifan dua langkah. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan dengan dua langkah mudah. Untuk menonaktifkan jam tangan, pengguna perlu menekan tombol daya hingga layar Power Off dan kemudian pilih ‘Power Off’ atau ‘Restart’.

Menurut Google, update ini akan tersedia secara bertahap, sehingga seluruh perangkat wearable di dunia tidak akan menerima update Wear OS H secara bersamaan. Selain itu, ketersediaan update akan ditentukan oleh produsen smartwatch.

Sebelumnya, Google dikabarkan tengah mengembangkan Google Glass generasi kedua atau model perangkat wearable karya Google ini yang ketiga. Perangkat tersebut diperkirakan akan diluncurkan di pasar pada tahun 2019 mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.