Boikot Apple, Perusahaan Tiongkok Subsidi Pembelian Ponsel Huawei

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 25 Dec 2018 09:23 WIB
apple
Boikot Apple, Perusahaan Tiongkok Subsidi Pembelian Ponsel Huawei
Sejumlah perusahaan Tiongkok mengumumkan pemberian subsidi untuk pembelian ponsel Huawei.

Jakarta: Beberapa minggu lalu, setelah CFO Huawei Meng Wanzhou ditangkap di Kanada atas permintaan pemerintah Amerika Serikat. Salah satu pemasok Huawei menyebut akan mengenakan denda kepada pegawai yang membeli Apple iPhone.

Perusahaan ini juga menyebut akan membantu pegawai yang membeli ponsel buatan produsen asal Tiongkok melalui subsidi biaya pembelian. Rasa nasionalisme ini sangat kentara di Tiongkok sebagai respon dari penangkapan Meng dan terus bertumbuh.

Sejumlah pihak menilai masyarakat Tiongkok merasa lebih mudah untuk meluapkan rasa frustrasi mereka dengan melakukan boikot pada Apple. Pemerintah Amerika Serikat melarang sekutunya untuk tidak menggunakan ponsel atau peralatan jaringan Huawei.

Pelarangan ini dilandasi oleh kekhawatiran bahwa produk tersebut dimanfaatkan untuk memata-matai konsumen dan perusahaan. Karenanya, lebih dari 20 perusahaan asal Tiongkok mengumumkan akan meningkatkan pembelian produk mereka dari Huawei.

Nikkei Asian Review menyebut sejumlah perusahaan telah mengumumkan bahwa mereka akan mensubsidi 10 persen, 20 persen atau sebanyak 100 persen dari biaya ponsel Huawei yang dibeli oleh pegawai.

Perusahaan asal Tiongkok yang menyatakan kesediaan mereka untuk menanggung sejumlah biaya dari ponsel Huawei baru pegawai bukanlah seluruhnya pemasok untuk Huawei. Perwakilan resmi pemerintah Tiongkok menyebut ratusan bisnis Tiongkok menawarkan rencana serupa kepada pegawainya di seluruh negara berjuluk Tirai Bambu ini.

Sementara sejumlah perusahaan menawarkan subsidi dalam pembelian ponsel bermerek Huawei, sejumlah perusahaan lainnya turut memasukan perangkat ZTE dalam daftar subsidi perangkat yang dibeli oleh pegawainya.

Serupa Huawei, ZTE juga disebut sebagai ancaman nasional oleh pemerintah Amerika Serikat. Pada awal tahun ini, Departemen Perdagangan Amerika Serikat memberlakukan pelarangan ekspor kepada ZTE, menyebabkannya hampir gulung tikar di negara tersebut.

Satu perusahaan yang memproduksi mesin di Shenzhen, lokasi basis Huawei, mengancam untuk menyita iPhone jika pegawai ketahuan memilikinya, dan memecat mereka. Shenzhen Yidaheng Technology akan mengenakan denda kepada pegawai yang membeli iPhone dengan jumlah uang yang sama yang digunakan untuk membeli perangkat ini.

Perusahaan pembuatan bir di Provinsi Henan menawarkan alkohol gratis bagi masyarakat yang menampilkan struk pembelian ponsel Huawei baru. Communist Youth League menggunakan media sosial untuk mendorong bisnis di Tiongkok untuk mendukung Huawei.

Namun, setidaknya satu anggota Communist Party akan menentang tren ini. Pimpinan editor publikasi propaganda Communist Party Global Times, Hu Xijin, menyebut bahwa dirinya akan terus menggunakan iPhone miliknya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.