ASUS ZenFone Max Pro M1 Penuhi Kebutuhan Mobile Gaming

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 23 Apr 2018 17:38 WIB
asus
ASUS ZenFone Max Pro M1 Penuhi Kebutuhan Mobile Gaming
Peluncuran ASUS ZenFone Max Pro M1 di Jakarta, Senin 23 April 2018

Jakarta: ASUS mungkin tidak seperti Razer, tapi mereka cukup jeli melihat adanya tren mobile gaming yang kini menjamur di Indonesia sehingga merilis smartphone yang diklaim sesuai bagi mobile gaming, ZenFone Max Pro M1.

Berlokasi di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, hari ini 23 April 2018, ASUS memperkenalkan ZenFone Max Pro M1 yang dibekali perpaduan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan prosesor Qualcomm Snapdragon 636 yang diyakini mampu menjalankan game mobile sekelas PUBG dengan kualitas grafis HD.

"ASUS ZenFone Max Pro M1 dihadirkan seiring semakin populernya tren gaming terutama gaming mobile, dimana kegiatan ini membutuhkan smartphone kapasitas baterai yang tahan lama dan juga bisa menjalankan game dengan lancar," ungkap Marketing Manager ASUS Indonesia, Galip Fu.

ASUS ZenFone Max Pro M1

Dalam presentasinya, Galip menunjukkan bahwa segmen pasar smartphone gaming semakin besar sejak tahun 2017, hingga saat ini dibandingkan pasar PC. Galip juga menampilkan hasil riset terhadap mobile gamer di Indonesia.

"62 persen pengguna smartphone pasti mengunduh game setiap minggu, lebih sering dibandingkan aplikasi lainnya. 37 persen pengguna smartphone memilih menghabiskan waktu luangnya sebanyak 30 menit untuk memainkan game, dan 37 persen dari populasi pengguna smartphone di Indonesia bermain game mobile," bebernya.

ASUS ZenFone Max Pro M1 memiliki dapur pacu berisi Qualcomm Snapdragon 636 octa-core 1,4GHz dengan tiga varian RAM dan memori internal, mulai dari 3GB/32GB, 4GB/64GB, dan 6GB/64GB yang masih bisa ditambah dengan MicroSD hingga 2TB, jadi pengguna tidak akan cemas apabila game yang dipasang membutuhkan kapasitas memori yang besar.

Galip menambahkan bahwa faktor kualitas layar juga masih memainkan peran penting sehingga ZenFone Max Pro M1 memiliki layar berukuran 5,5 inci resolusi HD. Kapasitas baterai juga jadi nilai jual utama, smartphone ini memiliki baterai kapasitas 5.000 mAh yang sudah mendukung fitur quick charging

ASUS mengklaim pengisian daya hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu 2 jam 40 menit. Meskipun begitu ASUS masih membekali kamera yang tidak buruk, terdiri dari kamera belakang ganda perpaduan 13MP+5MP dan kamera depan 8MP.

Hal yang paling mengejutkan dari acara pengumumpan produk terbaru ASUS adalah harga ketiga varian ZenFone Max Pro M1 yang terbilang sangat menggiurkan.

Untuk varian RAM dan kapasitas memori internal tertinggi yaitu 6GB/64GB dibanderol Rp3,2 jutaan lalu varian 4GB/64GB di harga Rp2,7 jutaan, dan varian terkecil 3GB/32GB dipatok hanya Rp2,2 juta.
 
ASUS ZenFone Max Pro M1  
Prosesor Qualcomm Snapdragon 636
RAM/Memori 3GB/32GB, 4GB/64GB, 6GB/64GB
Kamera 13MP+5MP (belakang), 8MP (depan) 
OS Android 8.1 Oreo
Baterai 5.000 mAh
Harga Rp2.199.000/Rp2.699.000/Rp3.199.000

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.