Bos Google Minta Karyawan untuk Netral dalam Politik

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Sep 2018 10:06 WIB
google
Bos Google Minta Karyawan untuk Netral dalam Politik
CEO Google, Sundar Pichai. (Justin Sullivan / Getty Images / AFP)

Jakarta: Pada hari Jumat, CEO Google Sundar Pichai mengirimkan memo ke para karyawan, mengatakan bahwa mereka tidak boleh mengutak-atik layanan perusahaan untuk mendukung pandangan politik tertentu.


Dia juga memberikan peringatan bahwa siapapun yang melanggar peraturan itu akan dihukum, menurut laporan berbagai media.

"Kami tidak membuat produk untuk mendukung agenda politik tertentu," kata Pichai dalam memo yang dilihat oleh The Wall Street Journal dan media lainnya.

"Kepercayaan pengguna yang diberikan pada kita adalah aset terbesar kita dan kita harus selalu menjaganya. Jika ada pekerja Google yang merusak kepercayaan itu, kami akan menghukumnya."

Google tidak memberikan komentar ketika diminta komentar terkait hal ini. 

Catatan dari Pichai ini muncul setelah beredar kabar bahwa para pekerja Google tengah mendiskusikan cara untuk mengubah fungsi pencarian buatan Google untuk melawan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mencegah orang-orang dari negara tertentu masuk ke AS yang mulai diberlakukan pada tahun lalu, lapor CNET

"Berbagai berita baru menjadikan email internal sebagai referensi, mengatakan bahwa kami akan mengacaukan hasil pencarian kami untuk agenda politik," kata Pichai. "Ini salah."

Minggu lalu, juga beredar video dari 2016 yang menunjukkan co-founder Google, Sergey Brin berkata bahwa dia merasa tersinggung dengan hasil pemilu presiden AS pada 2016 di hadapan seluruh karyawan perusahaan.

Bulan lalu, Trump menggunakan Twitter untuk menuduh Google, menyebutkan bahwa perusahaan pencarian raksasa itu memanipulasi hasil pencarian untuk menekan para konservatif. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.