Telkomsel: 5G akan Digunakan untuk Mesin

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Aug 2018 15:19 WIB
telkomseltelekomunikasi
Telkomsel: 5G akan Digunakan untuk Mesin
Ilustrasi.

Jakarta: Telkomsel membuat sebuah experience zone untuk menguji jaringan 5G. Untuk menggelar jaringan 5G komersil, spektrum masih menjadi masalah terbesar bagi Telkomsel.

Saat ini, untuk melakukan pengujian jaringan 5G, Telkomsel menggunakan spektrum 28GHz. Di dunia, Director of Network, Bob Apriawan mengatakan, jaringan 5G biasanya menggunakan frekuensi 35GHz. Di Indonesia, frekuensi tersebut masih digunakan untuk satelit.

Salah satu kelebihan 5G adalah pada kecepatannya. Dalam pengujian 5G kali ini, Telkomsel berhasil mencapai kecepatan 16Gbps, 16 kali lipat lebih tinggi dari kecepatan 4G sekarang. Kelebihan lainnya adalah latensi yang rendah, mencapai kurang dari milisecond.



President Director Telkomsel, Ririek Adriansyah mengungkap 5G utamanya akan digunakan untuk komunikasi mesin.

"5G bisa memiliki kecepatan mencapai 16Gbps atau bahkan 20GBps, itu bukan lagi untuk membuka internet. Percuma. Karena begitu kita mengklik tautan langsung terbuka, tapi kita tetap memerlukan waktu untuk membaca," katanya.

"Utamanya, mesin yang akan menggunakan jaringan 5G, misalnya mobil otonom. Nah, konsumen akan bisa naik di mobil itu."

Sementara Bob menyebutkan, ketika Telkomsel akhirnya menggelar 5G, itu bukan berarti 4G akan berhenti beroperasi. Keduanya masih akan berjalan berdampingan, ungkapnya. Dia juga menjelaskan, ada beberapa teknologi 5G yang diadopsi pada 4G untuk mempercepat jaringan tersebut.

Teknologi itulah yang memungkinkan operator menyediakan layanan 4,5G LTE Advance dan 4,9 LTE Advance Pro. Bob mengatakan, jaringan 4,9G biasanya digunakan di tempat yang ramai dikunjungi orang, seperti mall.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.