Qualcomm Snapdragon 710 Ingin Sulap Ponsel Menengah Jadi Premium

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 24 May 2018 11:15 WIB
qualcomm
Qualcomm Snapdragon 710 Ingin Sulap Ponsel Menengah Jadi Premium
Qualcomm baru saja merilis Snapdragon 710.

Jakarta: Sebentar lagi, smartphone flagship mahal tidak lagi menjadi satu-satunya ponsel yang dilengkapi dengan fitur canggih seperti AR Emoji, Animoji dan Face ID.

Qualcomm kini memudahkan perusahaan pembuat smartphone membuat ponsel kelas menengah yang dilengkapi dengan fitur-fitur tersebut dengan meluncurkan prosesor mobile baru. 

Ialah Snapdragon 710, yang hadir dengan multi-core AI Engine dan sudah mendukung pemprosesan jaringan syaraf. Prosesor ini juga sudah dilengkapi dengan prosesor sinyal gambar dan GPU yang biasanya ditemukan pada chipset kelas atas.

Snapdragon 710, seperti yang disebutkan oleh Engadget, akan menjadi prosesor pertama dalam kelas 700, yang diumumkan pada Mobile World Congress awal tahun ini. Seri 700, seperti namanya, akan lebih canggih dari Snapdragon seri 600 dan 400, tapi masih di bawah dari prosesor kelas atas seperti Snapdragon 845. 

Snapdragon 710 adalah chipset 10 nanometer yang dilengkapi dengan multi-core AR Engine untuk pemprosesan jaringan syaraf langsung pada perangkat.

Chipset ini juga dilengkapi prosesor sinyal gambar Spectra 250, yang mendukung fitur kamera AI seperti perhitungan kedalaman yang mendukung fitur foto Bokeh buatan. Snapdragon 710 bisa melakukan semua ini dengan cepat. 

Chipset terbaru Qualcomm ini sudah mendukung pemutaran video 4K HDR. Dengan GPU Adreno, Snapdragon 710 bisa menghemat daya hingga 40 persen ketika menonton konten 4K HDR atau bermain game jika dibandingkan dengan Snapdragon 660, ungkap Qualcomm. 

Snapdragon 710 juga sudah mendukung Quick Charge 4+, yang bisa mengisi baterai hingga 50 persen hanya dalam waktu 15 menit. Terkait koneksi data, Snapdragon 710 sudah dilengkapi dengan modem LTE X15, yang memungkinkan perangkat untuk mengunduh hingga kecepatan 800 Mbps. 

Meski 710 tidak menawarkan kecepatan hingga lebih dari satu gigabit seperti Snapdragon 835 dan 845. Chipset ini sudah mendukung teknologi seperti 4x4 MIMO dan LAA (License-Assisted Access), yang akan mempercepat koneksi internet pada perangkat yang menggunakan chipset ini jika dibandingkan dengan perangkat lain di kelas menengah. 

Snapdragon 710 sudah bisa digunakan oleh pembuat ponsel dan manufaktur perangkat lainnya saat ini. Produk yang menggunakan chipset ini diperkirakan hadir pada paruh dua tahun ini. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.