Pegawai Samsung Ketahuan Pakai Gear dengan Wear OS?

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 24 May 2018 09:42 WIB
samsung
Pegawai Samsung Ketahuan Pakai Gear dengan Wear OS?
Pegawai Samsung dilaporka memakai Gear S4 dengan menggunakan sistem operasi Wear OS dan bukan Tizen OS.

Jakarta: Beredar sejumlah rumor terkait dengan Samsung Gear S4, salah satunya pada awal bulan lalu yang menyebutnya mengusung kodenama Galileo dan akan hadir dalam dua versi jam tangan cerdas dengan perbedaan ukuran.

Samsung Gears S4 versi LTE dikabarkan akan dipasarkan di Amerika Serikat oleh operator seluler Verizon, T-Mobile dan AT&T. Sedangkan rumor lebih baru menyebut bahwa jam tangan cerdas ini akan mengusung nama Galaxy dan menggunakan sistem operasi Wear OS.

Sebagai informasi, Wear OS merupakan sistem operasi untuk perangkat wearable yang sebelumnya dikenal sebagai Android Wear. Rumor tersebut mendapat dukungan dari tweet yang diunggah oleh akun pembocor informasi ternama, Evan Blass.

Pada unggahannya, Blass menyebut pegawai Samsung tampak memakai perangkat Gear yang menggunakan Wear OS dan bukan Tizen OS. Jam tangan cerdas ini diperkirakan akan diumumkan pada pertengahan tahun kedua pada tahun 2018 ini.

Samsung diperkirakan tidak berubah pikiran dan akan terus menawarkan jam tangan bermerek Gear yang menggunakan Tizen, namun akan menawarkan lini baru dari perangkat Galaxy yang menggunakan sistem operasi Wear OS.

Namun, jika unggahan Blass merupakan sebuah petunjuk, maka Samsung diperkirakan akan mempertahankan nama Gear dan hanya mengganti Tizen OS dengan Wear OS. Jika hal tersebut benar, maka Samsung kembali mencoba peruntungannya di ranah smartwatch Android.

Pada tahun 2013 lalu, Samsung memperkenalkan jam tangan cerdas Galaxy Gear yang menggunakan sistem operasi Android. Dua tahun kemudian, Samsung Gear S2 dirilis dengan sistem operasi Tizen OS.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.