Amazon Mungkinkan Pengguna Telepon via Tablet

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 13 Mar 2018 13:23 WIB
amazon
Amazon Mungkinkan Pengguna Telepon via Tablet
Amazon rilis update memungkinkan pengguna Alexa melakukan panggilan telepon via tablet kompatibel.

Jakarta: Amazon kini memungkinkan pengguna memanfaatkan Alexa untuk melakukan panggilan telepon dan mengirimkan pesan pada tablet. Dengan demikian, pengguna tidak lagi membutuhkan Echo untuk dapat berbincang dengan pengguna Alexa lainnya.

Tablet yang kompatibel dengan kemampuan ini termasuk tablet Android, iPad, dan tablet Amazon Fire. Untuk dapat memanfaatkan kemampuan ini, pengguna harus mengunduh update terkini untuk aplikasi Alexa terbaru, yang telah mulai digulirkan Amazon.

Untuk melakukan pengaturan pada tablet Fire HD 10 dalam mode Hands-Free, pengguna hanya perlu memerintahkan Alexa untuk melakukan panggilan telepon. Pada tablet Fire lain yang belum dibekali dengan mode Hands-Free, ketuk tombol Home terlebih dahulu, kemudian perintahkan Alexa untuk melakukan panggilan.

Pada perangkat lain, pengguna perlu mengakses aplikasi Alexa, lalu Conversations, pilih kontak dan tekan telepon. Pengguna Alexa kini dapat menerima panggilan telepon pada tablet melalui aplikasi Alexa sejak tanggal 12 Maret.

Sementara itu, fitur Amazon Drop In yang tersedia memungkinkan pengguna  menghubungkan tablet dan perangkat Echo lain di rumah pengguna, sehingga tablet dapat difungsikan layaknya perangkat walkie-talkie berukuran besar.

Sebelumnya, Amazon menggulirkan update berisi perbaikan setelah sejumlah pengguna melaporkan pengalaman mereka mendengarkan suara tawa tidak terduga yang dikeluarkan oleh Alexa.

Amazon berencana memperbaikinya dengan menonaktifkan frasa "Alexa, laugh", dan menggantinya menjadi "Alexa, can you laugh?".

Amazon juga menghadapi permasalahan setelah pendiri Elevation Lab, Casey Hopkins menuduh Amazon membantu pihak menjual barang palsu. Hopkins menyebut Amazon membiarkan pihak lain yang meniru produk karya perusahaannya, dan menjualnya dengan harga yang lebih murah, dengan nama yang sama. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.