Bursa Mata Uang Virtual Ini Kecolongan Rp2,3 Triliun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 12 Feb 2018 08:05 WIB
bitcoincyber securitycryptocurrency
Bursa Mata Uang Virtual Ini Kecolongan Rp2,3 Triliun
Ilustrasi. (cosinart via Getty Images)

Jakarta: Harga mata uang virtual yang tinggi membuat bursa cryptocurrency jadi incaran para hacker. Bursa asal Italia, BitGrail, merupakan korban terbaru.

Mereka kehilangan koin Nano -- koin digital yang tidak terlalu populer yang sebelumnya dikenal dengan nama RaiBlocks -- senilai USD170 juta (Rp2,3 triliun). 

BitGrail menjadi bursa mata uang virtual kedua yang kehilangan uang dalam jumlah besar tahun ini. Sebelum ini, Coincheck, bursa berbasis Tokyo, mengalami kerugian senilai sekitar USD400-534 juta (Rp5,4-7,3 triliun) akibat serangan siber, lapor Engadget

Melalui situs resminya, BitGrail mengumumkan bahwa mereka telah kehilangan uang sejumlah USD170 juta karena transaksi penipuan dan mereka telah melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

Mereka juga telah menangguhkan pengambilan dan penyetoran mata uang virtual "dengan tujuan untuk melakukan verifikasi lebih lanjut."

Namun, berbeda dengan Coincheck yang berjanji untuk mengembalikan uang pengguna kembali, pendiri BitGrail, Francesco Firano mengumumkan melalui Twitter bahwa mereka tidak mungkin mengembalikan semua uang pengguna yang hilang. 

Sementara itu, tim Nano berkata bahwa mereka tidak "punya alasan untuk percaya bahwa hal ini terjadi karena protokol Nano" dan "masalah muncul karena software BitGrail."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.