Ekspansi Global, Snapcart Peroleh Pendanaan USD100 Juta

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 30 Oct 2017 15:50 WIB
teknologi
Ekspansi Global, Snapcart Peroleh Pendanaan USD100 Juta
Snapcart mengumumkan penerimaan pendanaan Seri A dari investor yang dipimpin oleh Vickers Venture Partners.

Metrotvnews.com: Snapcart mengumumkan perolehan pendanaan seri A senilai USD10 juta (Rp135 miliar), sebagai kelanjutan dari pendanaan sebesar USD3 juta (Rp40 miliar) yang diterimanya pada awal tahun 2017 ini. Pendanaan terbaru tersebut diperoleh dari sejumlah investor yang dipimpin Vickers Venture Partners.

Investor lainnya termasuk Social Capital, Kickstart Ventures dan Endeavor Catalysts, sedangkan pendanaan sebelumnya didukung oleh investor seperti Wavemaker Partners, SPH Ventures, dan SMDV. Sebagai informasi, startup penyedia data konsumen dan pembelanja secara offline dan langsung yang didirikan pada tahun 2015.

"Pendanaan putaran ini akan digunakan untuk meningkatkan teknologi yang telah ada, meningkatkan skala operasi dan tim kami di Indonesia dan Filipina, serta mendukung ekspansi global," ujar Founder dan CEO Snapcart, Reynazran Royono.

Sebelumnya, Snapcart turut mengembangkan Artificial Intelligence (AI) berbasis teknologi Optical Character Recognition (OCR). Teknologi ini disebut Google Experts mempunyai kemampuan tidak jauh dari Google Brain, dan diklaim sebagai salah satu bentuk prestasi terkait peningkatan teknologi di industri startup Indonesia.

Saat ini, Snapcart mengaku tengah terfokus pada pengembangan usaha mereka di negara lain. Melalui kehadirannya, Snapcart berharap dapat membantu menjawab tantangan yang dihadapi oleh perusahaan di bidang Fast Moving Consumer Goods (FMCG).

Tidak hanya oleh Snapcart, penerimaan investasi tersebut juga disambut baik oleh Vickers Venture Partners, yang menilai teknologi milik Snapcart mampu menjadi dasar perusahaan untuk dapat bergerak dan memperluas bisnisnya ke skala global.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.