Qualcomm Bisa Coba Mobil Otonom di California

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 25 Dec 2017 11:48 WIB
qualcomm
Qualcomm Bisa Coba Mobil Otonom di California
Qualcomm bisa mencoba mobil otonom mereka di California. (Ethan Miller / Getty Images / AFP)

Jakarta: California telah memberikan izin pada beberapa perusahaan untuk mencoba teknologi mobil otonom mereka. Salah satunya adalah Qualcomm.

Perusahaan pembuat itu telah mendapatkan izin untuk menguji satu kendaraan dan tiga pengendara pada 12 Desember. Sebelum ini, California juga telah memberikan izin untuk mencoba kendaraan otonom mereka pada beberapa perusahaan lain, seperti NVIDIA. 

Berbeda dengan Waymo -- perusahaan di bawah Alphabet, perusahaan induk Google, yang fokus untuk membuat mobil otonom -- Qualcomm tidak membuat mobil sendiri. Mereka hanya akan menguji mobil yang dilengkapi dengan chipset 9150 C-V2X yang mereka umumkan beberapa bulan lalu, lapor Engadget

Chipset tersebut akan memungkinkan kendaraan melihat keadaan di sekelilingnya, juga membuat kendaraan dapat berkomunikasi dengan satu sama lain dan dengan infrastruktur seperti lampu lalu lintas. Para pembuat mobil bisa menggunakan chipset tersebut pada sistem keamanan mobil otonom mereka. 

Kepada CNBC, Vice President for Product Management for Automotive, Qualcomm, Nakul Duggal berkata bahwa Qualcomm berharap mereka akan menjadi "pemain kunci di industri otomotif." Perusahaan pembuat chip itu juga telah melakukan uji lapangan di beberapa bagian dari California. 

Ke depan, Qualcomm berencana untuk menguji mobil otonom mereka di Michigan, Tiongkok, Jerman, Italia dan Jepang agar mereka bisa mengumpulkan data terkait performa chipset buatan mereka di berbagai kondisi. 


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

2 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.