Kolaborasi Telekomunikasi dan Perbankan Ciptakan Peluang Baru

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 13 Oct 2016 18:19 WIB
startup
Kolaborasi Telekomunikasi dan Perbankan Ciptakan Peluang Baru
fot: MTVN/UTHI

Metrotvnews.com, Jakarta: Mobilitas, konektivitas dan data internet menjadi faktor yang mendorong perubahan cara masyarakat dalam bekerja dan bertransaksi.

Pertumbuhan kepemilikan ponsel yang pesat dibandingkan akun bank dapat mendorong kemampuan perangkat mobile di ranah perbankan.

Namun, alih-alih berkompetisi, layanan finansial dan telekomunikasi justru bekerja sama dalam mengkaji strategi, kekuatan, dan teknologi yang dapat dimanfaatkannya untuk mempromosikan layanan digital kepada pelanggan mereka.

"Perusahaan telekomunikasi selalu mencari cara untuk dapat berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan pengguna perbankan, juga mencari celah di ranah layanan finansial. Hal ini agar mereka dan perbankan dapat bekerja sama salam memenuhi kebutuhann pelanggan," ujar Chief Strategy Officer Axiata Digital Services, Zoran Vasiljev.

Disinggung soal peluang pelaku telekomunikasi dalam mengalahkan bank, Zoran mengaku tidak melihat hal tersebut. Menurutnya, ranah perbankan telah terlebih dahulu hadir di masyarakat, sehingga memiliki lebih banyak pengalaman, pengetahuan dan keunggulan dibandingkan telekomunikasi di bidang finansial.

Zoran juga menyebut Axiata tidak akan pernah menjadi bank. Meskipun demikian, hal yang bisa dilakukan Axiata dalam berpartisipasi di ranah finansial adalah dengan bekerja sama dengan bank. Menurutnya, telekomunikasi memiliki keunggulan dalam hal data pelanggan.

Pelaku industri telekomunikasi juga dapat berpartisipasi di ranah finansial sebagai fasilitator, seperti yang menjadi misi Axiata. Selain itu, Axiata juga berencana untuk berinvestasi kepada stratup fintech, meski tetap bekerja sama dengan pihak bank.

Kerja sama dengan bank, lanjut Zoran, dapat hadir dalam bentuk pemberian akses dan pengetahuan tentang pelanggan, serta bantuan pemberian penilaian dari segmen pelanggan yang dinaunginya. Pemberian nilai ini akan mempermudah bank terkait konfirmasi data saat pelanggan mengajukan pinjaman atau lainnya.

Kerjasama industri telekomunikasi dan perbankan ini dinilai Zoran tidak akan mengganggu fintech, sebab umumnya startup akan mencari celah yang bisa jadi target mereka. Selain itu, startup juga dinilai justru menciptakan pasar, yang juga akan menguntungkan bagi perbankan dan telekomunikasi.

Zoran menyarankan pelaku industri telekomunikasi untuk tidak menjadi perusahaan teknologi. Hal ini karena kehadiran startup fintech, bersama dengan perbankan dan telekomunikasi akan membantu dalam memperkuat ekosistem finansial di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Indonesia.


(MMI)