Google Segera Perbaiki Masalah Memor Pixel 3?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 07 Nov 2018 09:19 WIB
google
Google Segera Perbaiki Masalah Memor Pixel 3?
Google dikonfirmasikan akan segera merilis update untuk memperbaiki masalah manajemen memori di Pixel 3.

Jakarta: Smartphone unggulan terbaru Google, Pixel 3 dan Pixel 3 XL dilaporkan mengalami sejumlah masalah, termasuk permasalahan memori yang berdampak pada kemampuan perangkat dalam hal multitasking. Sejumlah unit Pixel 3 disebut tidak dapat menangani beberapa perangkat di saat bersamaan.

Situs 9to5Google mengonfirmasi bahwa raksasa teknologi ini tengah mengembangkan perbaikan untuk permasalahan tersebut dan akan meluncurkannya dalam beberapa minggu mendatang.

Sayangnya, informasi ini belum mampu menenangkan sejumlah pihak yang menilai permasalahan tidak dapat diperbaiki via update software.

Sebelumnya dilaporkan bahwa dua dari sejumlah perangkat yang dirilis di tahun 2018 dengan bekal RAM 4GB ini menampilkan permasalahan serius terkait dengan manajemen memori.

Sejumlah pihak berpendapat bahwa update software dinilai tidak dapat menyelesaikan permasalahan karena tidak menambah kapasitas memori.

Namun Google percaya diri bahwa aplikasi di latar belakang akan mencegah perangkat non aktif tanpa disengaja dengan jeda waktu waktu singkat. Pembaruan ini diperkirakan akan rilis bulan Desember, sehingga pengguna diminta bersabar menunggu kehadirannya.

Sementara itu, Google mengumumkan akan memblokir semua iklan jahat yang berniat menipu para pengguna Chrome. Mulai Desember, pada peluncuran Chrome 71, Google akan secara otomatis memblokir semua iklan di situs jika iklan itu memberikan pengalaman buruk bagi pengguna.

Para pemilik situs yang khawatir situsnya akan diblokir oleh program ini akan dapat menggunakan alat Abusive Experiennces dari Google untuk mengetahui apakah iklan pada situs mereka akan menyebabkan masalah penyebab pemblokiran situs.

Sementara itu, lebih dari 20 ribu pegawai dan pegawai kontrak Google ikut serta dalam aksi mogok pada hari Kamis, 1 November 2018, menurut penyelenggara protes. Aksi mogok itu merupakan bentuk protes atas cara Google menangani tuduhan atas pelecehan seksual yang dilakukan oleh eksekutif atas mereka.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.