Facebook Messenger Lite Mulai Sambangi Negara Maju

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 03 Oct 2017 09:56 WIB
facebook
Facebook Messenger Lite Mulai Sambangi Negara Maju
Facebook menghadirkan aplikasi Messenger Lite untuk perangkat Android pada sejumlah negara maju, termasuk Amerika Serikat.

Metrotvnews.com: Facebook Messenger Lite sebelumnya hanya tersedia untuk negara berkembang. Hal ini disayangkan oleh sejumlah pihak, sebab Facebook juga menjadi aplikasi dengan konsumsi data tertinggi.

Menurut Phone Arena, Facebook tidak berkomentar terkait kondisi layanan nirkabel di Amerika Serikat. Namun, Facebook hanya menawarkan opsi lain untuk pengguna perangkat Android yang perlu selalu terhubung dengan menggunakan aplikasi pesan, melalui Messenger Lite.

Opsi tersebut ditujukan untuk pengguna yang tidak ingin mengonsumsi data saat menggunakan fitur lain. Untuk menghemat konsumsi data, pada kapasitas 10MB, aplikasi tersebut juga akan menghemat ruang penyimpanan saat diinstal.

Negara maju yang pertama kali disambangin aplikasi ini pastinya adalah AS. Selain di Amerika Serikat, Messenger Lite juga tersedia di sejumlah negara maju lainnya, seperti Kanada, Irlandia, dan Inggris. Facebook juga tengah menerapkan sistem pengenalan wajah karyanya sendiri.

Facebook juga menggulirkan fitur baru untuk membantu pendonor darah dan pasien yang membutuhkan di wilayah India untuk saling dapat menemukan satu sama lain. Kehadiran fitur tersebut didorong oleh laporan India mengalami kekurangan jumlah ketersediaan donor darah, hanya sekitar 10 persen dari yang dibutuhkan.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg menjawab kicauan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim bahwa Facebook "selalu anti-Trump" selama pemilu presiden AS pada tahun lalu.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.