Setelah Samsung, Giliran Motorola Sindir Apple Lewat Iklan

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 08 Nov 2017 08:12 WIB
lenovomotorolamoto
Setelah Samsung, Giliran Motorola Sindir Apple Lewat Iklan
Motorola menyindir iPhone 8 melalui perbandingan dengan Moto Z2 yang ditampilkan pada iklan terbarunya.

Metrotvnews.com: Motorola merilis dua iklan video baru yang turut menampilkan Apple iPhone 8 Plus, mendampingi smartphone Moto Z2 dan sejumlah Moto Mod.

Dalam iklan tersebut, Motorola menggadangkan keunggulan Moto Z2, dan menyebut bahwa "ponsel Anda", termasuk iPhone 8, tidak dapat menyuguhkan suara sekeras Moto Z2 dan menjadi proyektor.

Motorola Moto Z2 tidak melakukan hal tersebut sendiri, dan membutuhkan bantuan Moto Mod, termasuk Mod yang belum lama ini diluncurkan yaitu Moto Mod Speaker dengan dukungan Amazon Alexa, dan Moto Insta-share Projector.

Selain itu, Motorola juga tampak tidak puas dengan kemampuan yang disuguhkan Portrait Mode milik iPhone 8 Plus. Motorola beralasan iPhone 8 Plus tidak dapat melakukan lebih jauh lagi dan berubah menjadi kamera 360 sesungguhnya.

Sementara itu, lanjut Motorola, Moto Z2 dapat melakukan trasnformasi tersebut berkat bantuan 360 Camera Mod. Tidak didukung fitur mode portrait, kemampuan kamera 360 derajat dinilai Phone Arena sebagai hal berbeda dan bukan sebagai hal yang dapat dibandingkan.

Tanpa program promosi dan kesepakatan khusus, konsumen tidak dapat memperoleh Motorola Moto Mod secara gratis. Dalam kondisi normal, Mod dengan dukungan Amazon Alexa dipasarkan seharga USD149 (Rp2 juta), sedangkan Insta-share Projector dan 360 Camera Mod dipasarkan seharga USD299 (Rp4 juta).

Dengan demikian, smartphone Motorola terbukti dapat menawarkan fungsionalitas ekstra, namun fungsionalitas tersebut mengharuskan konsumen mengeluarkan biaya lebih banyak, dan diperkirakan hanya menarik bagi konsumen tertentu. Di sisi lain, Moto Mod kompatibel dengan seluruh ponsel di lini Moto Z, termasuk Z2 Force, dan Z2 Play.

Motorola juga menggandeng dua proyek Google sekaligus, yaitu Google Android One dan Project Fi, melalui samrtphone karyanya yaitu Moto X4. Smartphone Android One pertama Motorola tersebut resmi dirilis di pasar Amerika serikat pada bulan September lalu seharga USD399 (Rp5 juta).

Tidak hanya Motorola, sebelumnya Samsung juga merilis iklan yang menyindir smartphone karya Apple dalam sebuah video iklan berjudul 'Grow up with an upgrade Galaxy'. Iklan tersebut menggambarkan perjalanan Samsung dan Apple sejak tahun 2007, dan mengisahkan seorang pria yang menggunakan iPhone, namun di setiap kesempatan menemukan bahwa iPhone miliknya tidak lebih baik dari Samsung Galaxy. 

 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

23 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.