Huawei Daftarkan Paten Nama MateX

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 13 Feb 2018 12:08 WIB
huawei
Huawei Daftarkan Paten Nama MateX
Perwakilan Huawei di Inggris mendaftarkan paten merek dagang Mate X.

Jakarta: Huawei mengumumkan seri Mate 10 pada bulan Oktober 2017 lalu, dan mengakhiri rumor terkait dengan penamaan perangkat unggulan Mate X. Nama ini kembali muncul pada akhir pekan lalu, setelah Huawei dikabarkan mendaftarkannya ke EU Intellectual Property Office.

Merek dagang MateX didaftarkan oleh perwakilan Huawei di Inggris dan diklasifikasikan sebagai ponsel mobile dan smartphone. Pendaftaran merek dagang tersebut dinilai sebagai langkah mengejutkan dari Huawei.

Penilaian tersebut terkait dengan rencana Huawei untuk meluncurkan ponsel terbarunya dengan nama tersebut, sebab X merupakan angka Romawi dari 10. Namun, GSM Arena memprediksi penamaan ini akan digunakan hanya pada phablet versi ekslusif.

Meskipun demikian, tindakan Huawei dinilai sebagai upayanya untuk melindungi diri dari kecurangan kompetitor yang mungkin akan menghadirkan produk dengan penamaan serupa di masa mendatang.

Sebagai informasi, Huawei telah memiliki perangkat X dalam portofolio miliknya, yaitu Matebook X. Perangkat ini merupakan intepretasi Hauwei terhadap laptop karya Apple, yaitu MacBook, dan diluncurkan pada bulan Mei 2017 lalu.

Sebelumnya, beredar bocoran gambar 3D menampilkan desain yang diusung perangkat seri Huawei P20. Selain bezel pada layar dengan garis desain serupa iPhone X, bocoran gambar ini juga menampilkan dukungan kamera belakang ganda yang tersemat secara vertikal, juga serupa iPhone X.

Sementara itu pada bocoran gambar sebelumnya yang menampiilkan prototipe kasis pelindung Huawei P20, perangkat ini hadir dengan lubang di bagian belakang untuk tiga kamera, lampu flash LED dan fokus laser.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

2 days Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.