Pengguna Instagram Bisa Belanja via Stories

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 13 Jun 2018 11:16 WIB
instagram
Pengguna Instagram Bisa Belanja via Stories
Instagram mengumumkan kehadiran fungsionalitas belanja di fitur Stories.

Jakarta: Melalui blog miliknya, Instagram mengumumkan upaya perluasan fungsi berbelanja pada aplikasinya, kini tersedia di fitur Stories. Sebelumnya, Instagram hanya menghadirkan vendor untuk menjual produknya melalui Feed atau unggahan di beranda.

Instagram menyebut keputusannya ini didukung oleh pertimbangan bahwa merek telah menjadi pengadopsi awal dari fitur Stories, dan menciptakan sejumlah konten yang paling banyak ditonton dan terkait dengan pengguna di platform tersebut.

Terkait dengan perubahan ini, Instagram menggunakan survey terbaru yang menampilkan bahwa penggunanya menikmati konten di Stories guna mengetahui informasi terbaru merek kesukaannya dan dengan tren baru, sebagai pendukung keputusannya tersebut.

Upaya perluasan fungsionalitas ini disebut Instagram akan memungkinkan pengguna untuk mengetuk stiker kantung belanja pada konten, untuk memperoleh lebih banyak informasi terkait produk yang ditampilkan produsen pada Stories.

Fungsionalitas baru ini disebut akan membantu meningkatkan exposure untuk konten merek dan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi secara langsung dengan produsen dan bisnis.

Sebelumnya, Instagram mengaku mengetahui permasalahan yang dialami dan dikeluhkan oleh pengguna aplikasinya di seluruh dunia.

Instagram tidak menyebutkan penyebab permasalahan tersebut, namun mengungkap bahwa permasalahan ini menimbulkan dampak berbeda di berbagai perangkat.

Sejumlah pengguna mengklaim aplikasi langsung tertutup dan menampilkan pemberitahuan mengalami masalah sesaat setelah mengaksesnya.

Sementara itu pada bulan Mei lalu, Instagram merilis fitur Mute, memungkinkan pengguna untuk membuat diam orang-orang yang tampil di lini masa aplikasi jejaring sosial. Melalui fitur ini, pengguna juga dapat menghilangkan konten atau konten juga Story pengguna lain dari lini masa. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.