LG Kesulitan Penuhi Permintaan Layar OLED Apple

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 21 Apr 2018 15:40 WIB
applelgiphone x
LG Kesulitan Penuhi Permintaan Layar OLED Apple
Apple iPhone X menggunakan layar OLED. (AFP PHOTO / SAEED KHAN)

Jakarta: Usaha Apple untuk tidak sepenuhnya menggantungkan diri sebagai penyuplai layar untuk iPhone tampaknya menemui masalah.

The Wall Street Journal melaporkan, usaha Apple menjadikan LG Display sebagai manufaktur layar OLED untuk iPhone telah menemui masalah terkait produksi. Apple meragukan LG bisa menghasilkan cukup banyak layar untuk menjadi penyuplai layar OLED kedua untuk iPhone, lapor The Verge

Selama beberapa bulan belakangan, para analis telah menyebutkan bahwa Apple harus menemukan penyuplai layar OLED untuk iPhone selain Samsung. Saat ini, Apple memang menggunakan layar OLED untuk layar iPhone X yang diluncurkan tahun lalu. 

Alasan Apple mencari penyuplai lain selain Samsung adalah karena jika perusahaan asal Korea Selatan itu menjadi satu-satunya penyuplai layar OLED untuk Apple, maka mereka bisa mengendalikan harga dari layar yang Apple beli. 

LG kembali menggunakan layar OLED untuk V30. Selain itu, LG juga telah menyuplai layar OLED untuk Google Pixel 2 XL. Sayangnya, pengalaman pengunaan layar OLED pada Pixel 2 XL tidak konsisten.

Memang, LG merupakan pemimpin dalam membuat layar TV OLED. Meskipun begitu, mereka tampaknya kesulitan untuk membawa kualitas layar yang sama ke dalam smartphone


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.