Huawei Yakin Kirin 980 Lebih Baik dari Apple A12 Bionic

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 25 Sep 2018 17:47 WIB
huawei
Huawei Yakin Kirin 980 Lebih Baik dari Apple A12 Bionic
Huawei yakin chipset terbarunya, Kirin 980, memiliki performa lebih baik dari Apple A12 Bionic. (Foto: Android Authority)

Jakarta: Apple memperkenalkan A12 Bionic dua minggu lalu. Salah satu perusahaan pesaingnya, Huawei, telah bersiap menyaingi performa dari chipset tersebut. Saat diluncurkan, Apple mengklaim A12 Bionic sebagai chipset terpintar dan paling bertenaga pada iPhone.

Sebab, Apple A12 Bionic menjadi chipset prosesor dengan fabrikasi 7nm pertama yang tersedia di pasar. Kini Huawei mengaku sangat yakin bahwa Kirin 980 terbarunya akan tampil lebih baik jika dibandingkan chipset Apple tersebut.

Produsen perangkat asal Tiongkok ini menyebut telah mengembangkan Kirin 980 sebagai chipset 7nm pertamanya selama tiga tahun. Pengembangan chipset ini juga disebut Huawei terfokus pada tiga aspek utama yaitu kekuatan dan efisiensi, kecerdasan dan konektivitas.

Sebagai informasi, baik A12 Bionic dan Kirin 980 berbekal jumlah transistor yang sama, yaitu sebanyak 6,9 juta. Sementara itu, Huawei mengklaim bahwa prosesornya 75 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya, dengan GPU 46 persen lebih cepat.

Selain itu, Huawei juga mengklaim Kirin 980 57 persen lebih efisien dari prosesor unggulan generasi sebelumnya, dengan efisiensi GPU 178 persen lebih tinggi. Kirin 980 juga akan menjadi CPU pertama dengan dukungan LTE Cat.21, diklaim mendorong kecepatan unduh hingga 1,4Gbps.

Sejumlah pihak menilai klaim yang disampaikan Huawei menyoal performa yang lebih baik dari prosesor Apple A12 Bionic ini masih perlu dibuktikan setelah Huawei Mate 20 resmi diluncurkan.

Tidak hanya Apple A12 Bionic, sebelumnya Huawei juga mengklaim bahwa Kirin 980 memiliki performa lebih unggul dibandingkan chipset unggulan terbaru Qualcomm, Snapdragon 845. Alasannya, Qualcomm Snapdragon 845 masih menggunakan proses fabrikasi 10nm.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.