Melihat Strategi Seagate Hadapi Era Penyimpanan Flash

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 13 Jul 2018 17:54 WIB
seagate
Melihat Strategi Seagate Hadapi Era Penyimpanan Flash
Ilustrasi penggunaa HDD. (Videoblocks)

Jakarta: Mengutip data IDC (International Data Corporation) dari hasil riset berjudul "Data Age 2025", diprediksi pada tahun 2025 dunia akan menghasilkan data sebanyak 163ZB, kalangan enterprise akan sangat mengandalkan perangkat HDD untuk penyimpanan data.

Namun, sebagian besar kalangan enterprise mungkin tidak mengetahui bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan perangkat media penyimpanan yang berbeda. Seagate salah satu pemain lama di industri media penyimpanan data seperti HDD sebetulnya juga menyediakan beragam jenis HDD yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Seagate mengklaim menawarkan memiliki diversifikasi HDD yang disesuaikan dengan segmen atau sektor penggunanya terutama bagi kalangan bisnis. "The Guardian Series" merupakan jajaran produk HDD internal dari Seagate yang hadir dengan kapasitas tinggi.



"The Guardian Series" Seagate terdiri dari BarraCuda, FireCuda, IronWolf, dan SkyHawk. Seri Barracuda lebih ditujukan untuk kebutuhan PC umum dan Gaming. Bisa juga untuk penggunaan penyimpanan biasa, aplikasi beban kerja tinggi, server rumahan dan DAS.

Seri BarraCuda hadir dalam dua model yakni BarraCuda dan BarraCuda Pro yang hadir dalam dua form factor yakni 2,5 inci dan 3,5 inci baik untuk laptop maupun desktop. 

Khusus untuk BarraCuda, Seagate bekerja sama dengan Intel Optane Memory yang membuat perangkat ini memiliki kapasitas sebanyak HDD dengan kinerja setara SSD. Sementara FireCuda adalah HDD cepat dari Seagate untuk menangani game berat, tuntutan kinerja tinggi komputer, serta aplikasi - aplikasi professional.

Beralih ke seri selanjutnya, IronWolf, untuk kalangan enterprise, misalnya untuk peyimpanan yang terpasang ke jaringan atau pada perangkat NAS (network attached storage). SSeagate IronWolf hadir dengan form factor 3,5 inci dan dua model yaitu IronWolf dan IronWolf Pro.

Beberapa fitur unggulan dari Seagate IronWolf, yakni manajemen perlindungan data, sensor RV internal untuk menjaga kinerja hard disk dalam casing NAS multiruang, sehingga kinerja konsisten selama beberapa tahun ke depan.

"Untuk produk ini juga disediakan layanan pemulihan data atau fitur Rescue selama dua tahun dan bisa diperpanjang," ungkap pihak Seagate. 

Beralih ke satu seri lagi yaitu SkyHawk. Seagate SkyHawk khusus dirancang untuk penggunaan CCTV, dan mengunggulkan pengawasan cerdas dengan AI dan teknologi ImagePerfect.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.